Senin , Mei 17 2021
Home / Daerah / ASN Harus Mampu Mengurangi Ketertinggalan Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Publik

ASN Harus Mampu Mengurangi Ketertinggalan Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Publik

Mateng, 8enam.com.-Di era persaingan terbuka saat ini, banyak tantangan yang dihadapi. Olehnya itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di tuntut harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Hal tersebut di sampaikan Presiden RI Jokowidodo dalam sambutanya yang di bacakan oleh Wakil Bupati Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Kantor Bupati Mateng, Tobadak Rabu (29/11/2017).

Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Mateng, H. Muh. Amin Jasa, Asisten I, Ishaq Yunus, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mateng, Pabung TNI Mateng, Danramil Budong-Budong, Kapolsek Tobadak, Topoyo dan Budong-budong.

Tema peringatan HUT Korpri 2017 adalah “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”.

“lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Wabup Mateng saat membacakan sambut Presiden RI.

Menurutnya, dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Aparatur Sipil Negara harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi.

Dia katakan, Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila.

“Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.

Sebagai sebuah korps profesi lanjutnya, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas kompetensi Sumber Daya Manusianya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat diatas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan. (Ysn Hms/Ra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *