Example 300250
DaerahMamuju

ANAK BUKAN OBJEK! Sulbar Cetak Sejarah Baru, Sekda Junda Maulana Warning Keras Guru Pelaku Kekerasan!

×

ANAK BUKAN OBJEK! Sulbar Cetak Sejarah Baru, Sekda Junda Maulana Warning Keras Guru Pelaku Kekerasan!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menabuh genderang perang terhadap segala bentuk kekerasan dan perkawinan usia dini. Langkah revolusioner ini ditandai dengan Pengukuhan Pengurus Forum Anak Sulbar Masa Bakti 2026–2028 yang digelar secara sakral di Mamuju, Jumat (5/6/2026).

​Acara yang diinisiasi oleh Dinas Sosial P3APMD Sulbar ini bukan sekadar seremonial. Di bawah komando visi-misi Gubernur Suhardi Duka, Pemprov Sulbar menegaskan bahwa anak-anak kini tidak boleh lagi hanya menjadi penonton, melainkan wajib menjadi penggerak utama pembangunan daerah.

​Warning Keras untuk Tenaga Pendidik: Guru Harus Jadi Pengayom!

​Dalam pidatonya yang menggelegar, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, memberikan sorotan tajam dan peringatan keras kepada dunia pendidikan. Junda menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat paling aman bagi anak, bukan justru menjadi sarang trauma.

​”Guru harus menjadi pengayom, bukan pelaku kekerasan! Pendidikan harus melahirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, bukan justru menjadi tempat terjadinya kekerasan,” tegas Junda Maulana dengan nada tinggi penuh penekanan.

​Ia menambahkan, perlindungan anak adalah harga mati yang membutuhkan kerja keras lintas sektor. Di rumah, orang tua wajib membangun komunikasi yang cair dan membuang jauh-jauh pola asuh kekerasan. Sementara di lingkungan sosial, jaminan keamanan anak harus dipastikan 24 jam.

​Forum Anak Sulbar Resmi Dikukuhkan: Siap Jadi Pelopor, Bukan Korban

​Momen krusial terjadi saat pengurus Forum Anak Sulbar resmi dikukuhkan. Junda Maulana menaruh harapan raksasa di pundak para generasi muda ini untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan hak-hak anak dan memutus mata rantai perkawinan anak yang masih membayangi wilayah Sulbar.

“Kita ingin anak-anak tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi subjek pembangunan. Mereka harus dilibatkan dalam proses perencanaan dan penyusunan program yang berkaitan dengan kebutuhan mereka sendiri,” cetus Sekda Sulbar.

​Menuju Indonesia Emas 2045: Selamatkan Aset Bangsa!

​Langkah agresif Pemprov Sulbar ini merupakan investasi besar demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Junda mengingatkan bahwa mimpi besar bangsa ini akan hancur lebur jika generasi mudanya tumbuh dalam bayang-bayang diskriminasi dan kekerasan.

​Melalui Forum Anak Sulbar yang baru terbentuk ini, anak-anak di bumi Malaqbi kini memiliki “senjata” dan wadah resmi untuk berkreasi, berinovasi, serta berani melapor jika melihat atau mengalami ketidakadilan. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *