Selasa , Oktober 27 2020
Home / Daerah / Tampung Aspirasi Masyarakat, SDK Resmikan Rumah Aspirasi

Tampung Aspirasi Masyarakat, SDK Resmikan Rumah Aspirasi

Mamuju, 8enam.com.-Untuk menampung aspirasi masyarakat, Anggota DPR RI komisi 4 Dapil Sulawesi Barat, DR. Suhardi Duka resmikan Rumah Aspirasi fraksi partai demokrat di kabupaten Mamuju Sulbar, Sabtu (21/12/2019).

Rumah Aspirasi tersebut merupakan wadah untuk menampung berbagai macam aspirasi masyarakat Sulawesi Barat, kemudian disampaikan ke SDK di Senayan.

Dihadapan puluhan kader partai demokrat, DR.Suhardi Duka mengatakan, karena keterbatasan waktu, kesibukan dan lain sebagainya, dirinya membula rumah aspirasi sebagai tempat penyampaian harapan masyarakat untuk diperjuangkan di DPR.

“Rumah aspirasi ini rumah rakyat, tiga staf yang akan bekerja standby mulai senin sampai kamis, wajib untuk hadir menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya disanpaikan kepada saya baik melalui catatan ataupun secara langsung,” terang Suhardi Duka.

Meskipun nantinya kata SDK, aspirasi yang ditampung di rumah aspirasi ini sebagian bukan ranah dari Komisinya di DPR RI, ia pun akan tetap menyampaikan aspirasi tersebut dalam forum fraksi DPR RI.

“Saya terpilih memiliki amanah yang sangat berat apalagi ditempatkan di komisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau aspirasi itu tidak berada di Komisi saya, maka saya akan lempar ke komisi lain karena kita ada forum fraksi, jadi semua masalah bisa dicover di rumah aspirasi ini, itu yang saya harapkan supaya komunikasi kita bisa bersambung secara terus menerus,” ungkap Suhardi Duka.

Begitu juga bagi anggota DPRD kabupaten maupun provinsi, Ketua DPD Demokrat Sulbar ini meminta agar para legislator partai berlambang Mercy itu juga membuat hal yang serupa.

“Teman-teman dewan di daerah juga bisa menyampaikan aspirasi masyarakat di wilayahnya yang tidak bisa tercover oleh daerah, sampaikan ke saya, saya kira itulah fungsi rumah aspirasi, termasuk legislator di kabupaten juga harus bikin rumah aspirasi,” ujarnya.

Selain itu SDK juga menyampaikan untuk pengembangan perkebunan dan pertanian di sulawesi barat pihaknya berkeinginan membangun pusat pembibitan perbenihan di sulawesi barat.

Kata SDK pembangunan pusat pembibitan perkebunan di sulawesi barat supaya kita tidak perlu lagi ke Sumatra membeli bibit sawit, ke Jember untuk bibit kopi dan coklat. Cukup pengadaanya, kajian tehnologinya kita bikin di Sulawesi Barat.

“Tinggal bagaimana pemerintah provinsi bisa menyiapkan lahan, supaya pembangunan fisiknya setelah turun anggaranya dan tentunya SDMnya harus juga turun dari Jakarta, karena ahli peneliti-peneliti minimal S3.

“Saya yakin ini bisa, kita menjadi pusat pembenihan, tanaman perkebunan dikawasan tengah dan timur indonesia,” kuncinya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *