Example 300250
DaerahMamuju

Lawan Bencana Lewat Aplikasi ‘SILINCAH’, Pemprov Sulbar Resmi Operasikan Sistem Baru Ini!

×

Lawan Bencana Lewat Aplikasi ‘SILINCAH’, Pemprov Sulbar Resmi Operasikan Sistem Baru Ini!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Ancaman bencana alam yang sulit diprediksi menuntut kesiapsiagaan dan respons yang serba cepat. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi meluncurkan langkah terobosan berbasis digital di sektor penanggulangan bencana.

​Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar, Pemprov mematangkan operasional inovasi digital bernama Aplikasi SILINCAH (Sistem Layanan Informasi Bencana Daerah) lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Sulbar, Selasa (28/7/2026).

​Gebrakan baru ini dipatok sebagai komando utama pelaporan bencana di Sulawesi Barat. Lantas, seperti apa kecanggihan aplikasi ini?

​Payung Hukum Resmi Keputusan Gubernur

​Pengoperasian SILINCAH tidak main-main. Inovasi ini ditopang langsung oleh landasan hukum kuat melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 523 Tahun 2026.

​Langkah digitalisasi ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), guna mewujudkan tata kelola penanganan bencana yang transparan, efektif, dan bebas hambatan birokrasi.

​Laporan Bencana Real-Time & Lintas Sektor

​Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, membeberkan bahwa aplikasi SILINCAH dirancang untuk memangkas alur pelaporan manual yang memakan waktu saat situasi darurat bencana terjadi.

​Berikut keunggulan utama sistem aplikasi SILINCAH:

Akselerasi Pelaporan: Mempercepat aliran laporan data bencana secara real-time dari titik lokasi kejadian.

Integrasi Data Kebencanaan: Mengalihkan pengelolaan data penanganan, logistik, dan penyaluran bantuan ke dalam satu pintu digital.

Koordinasi Cepat Lintas Bidang: Menghubungkan para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam hitungan detik untuk aksi darurat di lapangan.

​“Kehadiran Aplikasi SILINCAH akan mempercepat proses pelaporan, pengelolaan data kebencanaan, koordinasi lintas bidang, hingga penyampaian informasi kepada para pemangku kepentingan. Dengan demikian, penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Yasir Fattah.

​Melalui kehadiran aplikasi SILINCAH, BPBD Sulbar optimistis mitigasi dan penanganan dampak bencana di seluruh wilayah Sulawesi Barat kini bisa dieksekusi jauh lebih lincah, tepat, dan terukur demi keselamatan masyarakat!

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *