Senin , November 29 2021
Home / Daerah / Tahun 2019, 2.500 Hektar Kelapa Sawit Di Kabupaten Mateng Akan Direplanting

Tahun 2019, 2.500 Hektar Kelapa Sawit Di Kabupaten Mateng Akan Direplanting

Mateng, 8enam.com.-Pemerintah terus menggenjot pelaksanaan peremajaan kebun kelapa sawit rakyat atau Replanting. Tercatat tahun 2019 sebanyak 2.500 hektare (ha) lahan kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) siap dilakukan Replanting.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mateng, Anwar saat Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat atau Replanting di Aula Wisma CBB Tabolang, Kamis (25/4/2019) kemarin.

“Potensi peremajaan tanaman kelapa sawit di Kabupaten Mateng sekitar 2.979 hektar atau 7,1 persen dari luas lahan kelapa sawit. Sementara target peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Mateng tahun 2019 sekitar 2.500 hektar dan yang sementara kita inventarisasi sekitar 100 hektat,” kata Kadis Pertanian Kabupaten Mateng.

Dia katakan, strategi pembangun perkebunan berkelanjutan dan kebijakan-kebijakanya tidak hanya untuk hari ini, bulan ini dan tahun ini. Tapi untuk masa yang akan datang. Olehnya itu pembangunan disektor perkebunan harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mateng, Bahri Hamsah menyampiakan, Kabupaten Mamuju Tengah merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit di Provinsi Sulbar. Dan kelapa sawit menjadi salah satu unggulan di Kabupaten Mateng.

Olehnya itu kata Bahri, peremajaan kelapa sawit memang perlu dilakukan untuk kelapa sawit yang sudah tua atau kelapa sawit yang sudah tidak berproduksi dengan baik.

“Untuk memberikan pengetahuan yang tepat soal Replanting, penyuluhan terkait replanting lahan kelapa sawit harus terus diberikan kepada petani. Kita juga carikan alternatif-alternatif lain, misal tanam jagung, labu, dan lain-lain selama masa replanting,” kata Bahri.

Dia juga sampaikan, arti penting sosialisasi percepatan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit kepada masyarakat, bertujuan agar petani bisa yakin bahwa pemerintah meminta replanting kelapa sawit agar masyarakat bisa sejahtera. Termasuk merupakan langkah strategis bagi petani dalam meningkatkan kembali hasil produksi. Yang berimbas pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (Ysn Hms/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *