Mamuju, 8rnam.com.-Era birokrasi keuangan yang berbelit-belit dan memakan waktu berhari-hari di Sulawesi Barat resmi berakhir. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulbar meluncurkan inovasi digital terbarunya bernama KLIK CAIR di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (15/10/2026).
Peluncuran sistem baru ini dipimpin langsung oleh Asisten III Pemprov Sulbar, Habibi Azis. Tak main-main, inovasi ini memangkas durasi proses pencairan dana dari yang semula memakan waktu hingga 3 hari kerja menjadi maksimal 3 jam untuk layanan prioritas setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan sah.
KLIK CAIR yang merupakan akronim dari Kendali Layanan dan Informasi Keuangan yang Cepat, Akuntabel, Integritas, dan Responsif ini digagas oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Syaharuddin, sebagai aksi perubahan dalam tata kelola keuangan daerah.
Inovasi ini juga menjadi langkah konkret dalam menyokong visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan modern.
”Hari ini kita lakukan launching KLIK CAIR. Melalui sistem ini, administrasi pengajuan dari tiap OPD sudah berbasis digital penuh. Perangkat daerah tidak perlu lagi membawa tumpukan berkas fisik ke BPKAD,” terang Syaharuddin usai peluncuran.
Langkah digitalisasi menuju layanan tanpa kertas (paperless) ini membawa sederet pembenahan signifikan:
Birokrasi Ringkas & Hemat: Pengajuan, verifikasi, perbaikan dokumen, hingga pemantauan status pencairan dilakukan secara elektronik, menghemat waktu dan biaya operasional.
Solusi Efisiensi SDM: Menjadi jawaban atas berkurangnya personel BPKAD pasca-pemisahan Badan Pendapatan Daerah, sehingga pelayanan tetap produktif meski SDM terbatas.
Transparan & Terukur: Alur pencairan dana kini dapat dipantau secara real-time oleh instansi pengaju.
Meski dipacu dengan kecepatan tinggi, BPKAD Sulbar menjamin prinsip kehati-hatian, keabsahan dokumen, dan ketepatan alokasi anggaran tetap menjadi prioritas utama.
Dengan hadirnya KLIK CAIR, arus kas pembangunan di Sulawesi Barat dipastikan bergerak jauh lebih cepat, sehingga dampak belanja pemerintah dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat.
Editor : ammar







