Mamuju, 8enam.com.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mempertegas komitmen organisasinya dalam mencapai target kinerja tahunan. Bertempat di ruang kerja Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Selasa (21/04/2026), dilakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara Kalaksa dengan seluruh Kepala Bidang dan Sekretariat.
Langkah ini merupakan instrumen penting dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja organisasi, sekaligus pengejawantahan dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk memastikan program penanggulangan bencana berjalan efektif dan terukur.
Bukan Sekadar Formalitas Administratif
Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, memimpin langsung prosesi penandatanganan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa dokumen yang ditandatangani merupakan pakta integritas yang menjadi komitmen nyata setiap unit kerja di bawah naungan BPBD.
“Perjanjian kinerja ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen nyata kita untuk bekerja secara terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil dalam upaya penanggulangan bencana di Sulawesi Barat,” tegas Yasir Fattah.
Instrumen Pengendalian dan Evaluasi
Penandatanganan ini mencakup target-target strategis di tiga bidang teknis serta sekretariat. Dengan adanya perjanjian ini, setiap progres kegiatan penanggulangan bencana—mulai dari prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana—memiliki indikator capaian yang jelas sebagai bahan evaluasi rutin.
Fokus utama dari perjanjian kinerja ini meliputi:
- Sinergi Antarbidang: Memastikan koordinasi internal berjalan lincah dalam merespons potensi bencana.
- Integritas dan Profesionalisme: Mewujudkan tata kelola bantuan dan logistik yang transparan.
- Capaian Program: Menjamin seluruh program prioritas penanggulangan bencana terserap dan berdampak bagi masyarakat.
Mendukung Visi Tata Kelola yang Baik
Upaya penguatan akuntabilitas di internal BPBD Sulbar ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana.
Yasir Fattah berharap, melalui komitmen tertulis ini, seluruh aparatur BPBD semakin profesional dan berdedikasi tinggi. Penandatanganan ini menjadi titik tolak bagi BPBD Sulbar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, dan tepat sasaran di tengah tantangan geografis Sulawesi Barat yang rawan bencana.
Editor: Ammar







