Example 300250
DaerahMamuju

Jaga Kedaulatan Wilayah, Pemprov Sulbar Telaah Perubahan Nama Rupabumi dan Temuan Pulau Baru di Mamuju

×

Jaga Kedaulatan Wilayah, Pemprov Sulbar Telaah Perubahan Nama Rupabumi dan Temuan Pulau Baru di Mamuju

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Sulbar mengikuti Rapat Koordinasi Penelaahan Perubahan Nama Rupabumi Unsur Pulau secara virtual, Senin (20/04/2026). Pertemuan strategis ini fokus membahas usulan perubahan nama serta validasi administrasi terhadap unsur geografis, termasuk menindaklanjuti laporan adanya penambahan satu pulau baru di wilayah Kabupaten Mamuju.

​Proses telaah ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh data geografis di Sulawesi Barat memiliki legalitas hukum yang kuat dan sesuai dengan standar pemetaan nasional.

Legalitas Pulau Baru dan Identitas Daerah

​Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa penataan nama rupabumi merupakan langkah vital dalam menjaga ketertiban administrasi wilayah. Temuan satu pulau baru di Mamuju menjadi perhatian serius pemerintah agar segera mendapatkan penamaan resmi dan tercatat dalam lembaran negara.

​”Penelaahan ini bukan sekadar urusan teknis penamaan, melainkan menyangkut identitas daerah dan perlindungan aset wilayah kedaulatan Sulawesi Barat. Pulau baru di Kabupaten Mamuju ini memerlukan legalitas resmi agar statusnya jelas secara hukum dan administratif,” ujar Murdanil.

Akurasi Data Wilayah: Fondasi Perencanaan Pembangunan

​Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang selalu menekankan pentingnya akurasi data wilayah. Gubernur menegaskan bahwa pendataan yang baik terhadap pulau-pulau kecil adalah syarat mutlak agar program pemberdayaan masyarakat pesisir dan pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan tepat sasaran.

​Dengan adanya data geospasial yang akurat, Pemerintah Provinsi dapat memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap kekayaan alam yang ada di setiap jengkal wilayah Sulawesi Barat.

Sinergi untuk Ketertiban Administrasi

​Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi serta dukungan data guna sinkronisasi penamaan unsur rupabumi. Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat segera merampungkan seluruh dokumen administrasi yang diperlukan.

​Biro Pemkesra turut mengajak masyarakat untuk lebih mengenali dan menjaga nama-nama rupabumi di lingkungan mereka. Hal ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mencintai serta menjaga kekayaan alam dan tanah mandat Sulawesi Barat demi keberlanjutan pembangunan di masa depan.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *