Rabu , Oktober 27 2021
Home / Advetorial / Pentingnya Menyediakan Akses Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

Pentingnya Menyediakan Akses Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

Mateng, 8enam.com.-Untuk mempersiapkan mental memasuki pendidikan tingkat lanjut, mengantar mutiara bangsa ke gerbang masa depan mereka yang lebih baik, maka dipandang penting menyediakan akses pendidikan bagi anak usia dini.

Olehnya itu, Pemerinrltah Kabupatem Mamuju Tengah menggelae Sosialisasi Penyusunan Peraturan Bupati Standar Pelayanan Minimal (SPM) PAUD dan 1 Tahun Pra Sekolah Dasar, Nomor 25 Tahun 2021 yang dibuka secara resmi oleh Sekdakab Mateng, H. Askary Anwar, (8/10/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Bidang Pembangunan, Abd. Rajab, Plh. Kadis Pendidikan, Busdir, Kepala Dinas dan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten, Kepala Balai pengembangan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat provinsi Sulbar, Para Camat Se Kabupaten Mateng.

Dalam sambutan tertulis Bupati Mateng yang dibacakan oleh Sekda Mateng, H. Askary Anwar menyampaikan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir, sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan, untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Salah satu perwujudan program pembangunan paud secara bertahap diupayakan melalui pencapaian yang berlandaskan pada standar pelayanan minimal paud, hal tersebut sebagaimana tertuang dalam peraturan pemerintah nomor 2 tahun 2018 tentang standar minimal, dan ditindaklanjuti dengan diterbitkannya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 32 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan minimal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pendidikan dasar dan pendidikan kesetaraan.

“Tentunya mempunyai kehendak yang sama serta mempunyai kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak usia dini, yakni sama-sama ingin membantu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak agar pada saatnya nanti, mereka memiliki kesiapan mental untuk memasuki pendidikan tingkat lanjut, mengantar mutiara bangsa ke gerbang masa depan mereka yang lebih baik,” kata Askary.

Kebijakan diatas kata Askary, menekankan kepada pentingnya menyediakan akses pendidikan bagi anak usia dini, dengan prioritas layanan penuntasan paud minimal satu tahun pra SD. Program penuntasan layanan paud minimal satu tahun pra sd dimaksudkan untuk mendorong pemerintah yang memiliki komitmen tinggi terhadap program paud melacak tuntas pemetaan anak yang berusia 5-6 tahun untuk dilayani di PAUD.

“Salah satu indikator kabupaten yang mempunyai komitmen dan tanggung jawab yang kuat untuk memberikan layanan pada pendidikan anak usia dini, diwujudkan dalam bentuk penertiban peraturan Bupati/Walikota qtentang implementasi SPM Paud di Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

“Setiap Kabupaten/Kota dalam pencapaian target SPM diwilayah kerjanya disamping bertumpu kepada berbagai kemampuan (abilites) dari berbagai potensi sumberdaya, hendaklah juga meningkatkan motivasi dan kemauan (willingness), untuk menjadi yang terbaik dalam mewujudkan setiap aspek yang dinyatakan dalam SPM serta memupuk rasa keyakinan dan kepercayaan (belief) bahwa segala yang ditargetkan dalam SPM dapat diwujudkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (A-51)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *