Majene, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memberikan pesan mendalam kepada 352 wisudawan Universitas Terbuka (UT) Majene dalam prosesi wisuda Periode I Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (11/05/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa gelar sarjana hanyalah langkah awal. Tantangan sesungguhnya di dunia kerja dan masyarakat adalah bagaimana menjaga kepercayaan serta integritas diri.
Integritas Sebagai Nilai Tertinggi
Gubernur SDK mengingatkan bahwa pendidikan tinggi seharusnya melahirkan pribadi yang memegang teguh martabat. Ia mendefinisikan integritas bukan sekadar kejujuran saat dipantau, melainkan keteguhan prinsip dalam kesunyian.
”Integritas itu diuji justru saat kita memiliki kesempatan untuk menyimpang, bukan saat kita diawasi. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya. Di tengah kompetisi global yang ketat, yang mampu bertahan bukanlah yang paling kuat, tetapi mereka yang memegang teguh kepercayaan,” tegas Suhardi Duka.
Ia juga berpesan agar ilmu pengetahuan yang diraih selama di bangku kuliah digunakan untuk kemaslahatan, bukan justru menjauhkan individu dari nilai-nilai luhur dan etika.
Menjadi Pribadi yang Adaptif dan Revolusioner
Mengangkat tema “Mewujudkan Lulusan yang Revolusioner, Berintegritas, dan Adaptif di Era Transformasi Global”, SDK menekankan bahwa kemampuan beradaptasi kini menjadi syarat mutlak untuk bertahan.
Menurutnya, sikap adaptif berarti mampu membaca arah perubahan zaman, melakukan reskilling (belajar keahlian baru), serta upskilling (meningkatkan keahlian yang ada).
”Adaptif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Anda harus mampu membaca arah, belajar dengan cepat, dan bertindak tepat melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas,” tambahnya.
Harapan untuk 352 Lulusan Baru
Wisuda kali ini diikuti oleh 352 lulusan yang berasal dari berbagai program, mulai dari diploma, sarjana, hingga pascasarjana. Gubernur berharap para lulusan UT Majene dapat menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan di Sulawesi Barat dengan cara-cara yang jujur dan inovatif.
”Jangan berhenti pada gelar sarjana saja. Teruslah berproses dan jadilah penjaga kepercayaan di mana pun kalian mengabdi,” tutup SDK.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran senat Universitas Terbuka, perwakilan Forkopimda, serta keluarga para wisudawan yang memadati area hotel sejak pagi hari.
Editor: Ammar







