Mamuju, 8enam.com.-Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat mengerahkan personel khusus untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi Apel Gabungan Kesiapsiagaan Kebencanaan Pemprov Sulbar, Selasa (12/05/2026).
Pengerahan personel ini bertujuan untuk memastikan mobilisasi ratusan peserta serta puluhan kendaraan taktis kebencanaan dapat berjalan lancar tanpa menghambat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara.
Fokus pada Aksesibilitas Kendaraan Taktis
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, menjelaskan bahwa kehadiran personel perhubungan di lapangan adalah bentuk dukungan konkret terhadap program mitigasi bencana yang dicanangkan Pemerintah Provinsi.
Mengingat banyaknya unit penyelamat dan kendaraan berat yang dilibatkan, pengaturan ruang gerak menjadi prioritas utama guna menghindari kemacetan total.
”Kami telah memplot anggota di beberapa titik strategis. Fokus utama kami adalah memastikan mobilisasi kendaraan operasional kebencanaan dapat berjalan tanpa hambatan, sehingga rangkaian simulasi dan apel tetap terjaga ritmenya,” ujar Maddareski.
Strategi Pengaturan di Lapangan
Dalam mendukung kelancaran acara, Dinas Perkimtanhub menerapkan beberapa langkah teknis, antara lain:
- Sterilisasi Area: Penataan kantong parkir khusus bagi tamu undangan dan kendaraan dinas operasional dari berbagai OPD.
- Manajemen Arus: Memastikan unit penyelamat memiliki ruang gerak yang cukup, terutama saat sesi simulasi berlangsung.
- Kolaborasi Lintas Instansi: Personel di lapangan bekerja sama secara intensif dengan Satpol PP dan pihak terkait demi ketertiban acara.
Instruksi Sigap Gubernur
Maddareski menambahkan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), agar seluruh perangkat daerah selalu dalam posisi sigap menghadapi potensi bencana alam di wilayah Sulawesi Barat.
”Ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman. Dengan pengaturan lalu lintas yang baik, kita menunjukkan bahwa koordinasi antarinstansi di Sulbar sudah berjalan sangat solid dalam hal mitigasi bencana,” tegasnya.
Apel gabungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan mental dan fisik seluruh abdi negara di Bumi Manakarra dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam.
Editor: Ammar







