Mamuju, 8enam.com.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat infrastruktur komunikasi darurat melalui kolaborasi dengan Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju. Koordinasi ini dilakukan di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar, Selasa (12/05/2026).
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), melalui Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, untuk membangun sistem peringatan dini dan respon bencana yang terintegrasi serta cepat.
Keandalan Komunikasi di Situasi Darurat
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulbar, Inaldy LS Silang, menjelaskan bahwa radio komunikasi adalah tulang punggung koordinasi saat bencana besar terjadi, terutama ketika jaringan telekomunikasi seluler mengalami gangguan atau lumpuh total.
“Sistem komunikasi radio memiliki peran vital dalam mendukung koordinasi saat kondisi darurat. Melalui sinkronisasi ini, kami berharap penyampaian informasi dan komando penanganan bencana menjadi lebih optimal dan cepat,” ujar Inaldy saat menerima kunjungan tim Loka Monitor.
Pengecekan Perangkat dan Penyatuan Frekuensi
Dalam kunjungan tersebut, tim teknis dari Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perangkat radio yang dimiliki Pusdalops BPBD Sulbar. Selain pengecekan fisik, fokus utama pertemuan adalah pembahasan penyatuan frekuensi komunikasi antarinstansi terkait.
Penyamaan frekuensi ini bertujuan agar komunikasi antara BPBD, tim penyelamat, dan instansi pendukung lainnya berada pada jalur yang sama, sehingga tidak terjadi tumpang tindih informasi di lapangan.
Komitmen Respon Cepat Kebencanaan
Dengan frekuensi yang telah tersinkronisasi, BPBD Sulbar memastikan bahwa jangkauan koordinasi akan mencakup wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau sinyal internet. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan indeks respon bencana di Sulawesi Barat, yang secara geografis memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Kerja sama ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, khususnya dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat dari dampak bencana alam.
Editor: Ammar







