Minggu , September 24 2023
Home / Daerah / Dugaan Kasus Penggelapan dan Penipuan, Kuasa Hukum Tersangka Sampaikan Hal Ini

Dugaan Kasus Penggelapan dan Penipuan, Kuasa Hukum Tersangka Sampaikan Hal Ini

Makassar, 8enam.com.-Penasehat Hukum Iksan Mapparenta Daeng Tika gelar konfrensi pers di Barista Cafe yang beralamat di Jalan Cendrawasi, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Konferensi pers tersebut di hadiri Farid Mamma selaku PH dari Iksan Mapparenta Daeng Tika, didampingi oleh Herlina Daeng Intan (Kaka Kandung) dan Daeng Tinri (Ipar).

Farid Mamma merasa bahwa kliennya dipaksakan untuk menjadi tersangka dalam kasus penggelapan dan penipuan, padahal Daeng Tika di Perkara tersebut sangat dirugikan lantaran kendaraannya yang menjadi jaminan.

“Sebenarnya mobil yang diduga digelapkan itu tidak benar, karena mobil tersebut ada di Novi digadaikan oleh Arni tampa sepengetahuan Daeng Tika yang sebagai penyewa di tempat rental tersebut,” tegasnya, Selasa (11/7/2023)

Farid sapaan akrabnya yang juga Direktur dari Lembaga Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PUKAT Sulsel) menambahkan, memang daeng Tika yang merental, tetapi pada saat itu Arni mendatanginya untuk meminjam mobil tersebut untuk ketemu Novi, dan dia juga tidak tau bahwa Arni itu telah menghadapinya, namun pada saat itu Arni mengatakan mobil tersebut ditahan dan dirampas oleh Novi, setelah itu Daeng Tika dan Arni mendatangi H. Ewa untuk menjelaskannya, dan dibuatkan lah surat perjanjian bersama Arni oleh H. Ewa, setelah itu Daeng Tika tidak tau menahu lagi.

“Pada intinya saat ini saya selaku lawyer dari daeng Tika sudah mengajukan permintaan gelar perkara khusus, dan melaporkan semua Polisi yang tidak menjalankan tugasnya sesuai SOP yang ada, jika gelar perkara selesai dan daeng Tika tidak terbukti bersalah, keluarganya akan melapor kembali dan mengambil jalur hukum,” ungkap Farid.

Sementara Herlina Daeng Tika menjelaskan ke awak media terkait proses penangkapan saudaranya.

“Pada saat itu sekitaran pukul 04.00 WITA saya kaget tiba-tiba datang kurang lebih 20 orang dan mencari adik saya, dijemput kayak pencuri atau terkesan seorang teroris mematikan lampu sebanyak dua kali dan 4 rumah warga yang dia masuki, padahal Daeng Tika sudah didapatnya, lucunya pada saat itu pihak kepolisian tidak membawa surat penangkapan lalu ketika adik saya dipegang, tas adik saya dia mau ambil,” ungkapnya.

Terkait motor N-max yang diambil oleh daeng Tika didepan Polres Gowa dan dituduh telah pencurian motor semuanya itu hoax.

“Semuanya itu hoax bahwa daeng Tika mencuri motor namun itu motor yang diambil adalah motornya sendiri, Sekarang jika daeng Tika dituduh pencuri, apa yang menuduhnya, ada tidak dokumen kepemilikan kendaraan seperti BPKB dan STNK serta atas nama dia, itu pihak Polres Gowa main tuduh saja, disini klien saya yang dirugikan atas kejadian yang menimpanya,” tegas Farid

“Saya pastikan mulai Kasat Reskrim, Kanit dan Penyidik akan diperiksa karena saya sudah masukan laporan ke Polda Sulsel dan tembusan ke Mabes agar hukum keadilan bisa ditegakkan seadil-adilnya, saya juga mencurigai dalam perkara ini ada Tendensi dan tekanan dari pihak-pihak tertentu sehingga klien saya dipaksakan sekali dijadikan tersangka tetapi saya tidak akan tinggal diam, saya akan usut dan bongkar semuanya siapa yang ada dibalik semuanya ini,” tegasnya

Sebelumnya Konferensi pers yang digelar oleh Kasatreskrim Polres Gowa, mengatakan bahwasanya akan segera menangkap pelaku yang terlapor

“Memang saat ini pihak kami telah menerima laporan terkait kasus penggelapan mobil sementara dalam proses Lidik oleh anggota, sementara terlapornya sendiri adalah oknum LSM, siapapun itu segara kami tangkap,” ujarnya AKP Bachtiar didalam video yang tersebar disejumlah group WhatsApp wartawan. (E Syam)

Check Also

Cegah Korupsi, Pemkab Mamuju Intens Lakukan Hal Ini

Mamuju, 8enam.com.-Dalam rangka menghindari perilaku korupsi, pemerintah kabupaten mamuju kembali melakukan sosialisasi Sistem Pengendalian Intern …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *