Example 300250
DaerahMamuju

Laut Polman Mendadak Berguncang Hebat, Getaran Beruntun Magnitudo 4,7 Tembus Hingga Makassar!

×

Laut Polman Mendadak Berguncang Hebat, Getaran Beruntun Magnitudo 4,7 Tembus Hingga Makassar!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pagi yang tenang di pesisir Sulawesi Barat (Sulbar) seketika berubah mencekam. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Sulbar mendadak menerima alarm bahaya dan laporan resmi dari BMKG terkait hantaman gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,7 yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis (9/7/2026) pagi pukul 08.09.36 WIB.

​Guncangan yang bersumber dari kedalaman dangkal 13 kilometer di bawah permukaan laut ini memicu kepanikan warga karena radius getarannya meluas secara ekstrem, membelah wilayah Sulbar hingga menembus ibu kota Sulawesi Selatan.

​Radius Getaran Ekstrem: Dua Provinsi Dibuat Bergetar

​Berdasarkan analisis instan BMKG, pusat gempa terlacak berada di laut sekitar 50 kilometer selatan Polewali Mandar pada koordinat 3,76 LS – 119,02 BT. Kekuatan getaran yang masif dilaporkan merambat cepat dan dirasakan nyata di delapan wilayah lintas provinsi dengan rincian intensitas berikut:

    • Zona Guncangan Kuat (III–IV MMI): Majene, Polewali Mandar, dan Parepare (benda-benda ringan yang digantung bergoyang, terasa nyata di dalam rumah).
    • Zona Guncangan Ringan (II–III MMI): Mamuju, Sidrap, Pangkep, Gowa, hingga Kota Makassar.

​”Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, BPBD Sulbar melalui Pusdalops langsung memasang status siaga penuh, melakukan pemantauan perkembangan situasi, dan berkoordinasi ketat dengan BMKG serta BPBD kabupaten,” tegas Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah.

​Warning BMKG: Waspadai Serangan Gempa Susulan!

​Pemicu guncangan ini murni akibat aktivitas patahan tektonik aktif di bawah laut perairan selatan Mandar. Karena sifat gempa dangkal sering kali memicu pelepasan energi lanjutan, BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini (warning) agar publik tetap memasang radar kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

​Masyarakat diminta untuk keluar dari bangunan jika merasakan getaran lanjutan dan segera memeriksa kelayakan struktur rumah masing-masing.

​”Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi hoaks yang belum terverifikasi, serta hanya mengikuti panduan dan informasi resmi dari BMKG dan BPBD,” seru Yasir Fattah.

​Hingga laporan darurat ini diturunkan oleh Pusdalops PB, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur yang signifikan di wilayah terdampak. Namun, posko bencana Pemprov Sulbar dipastikan akan terus menyala selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi skenario terburuk di lapangan. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *