Example 300250
DaerahMamuju

Wujudkan Tata Kelola Akuntabel, Dinas Pangan Sulbar Sabet Penghargaan IKPA Terbaik Kedua 2025

×

Wujudkan Tata Kelola Akuntabel, Dinas Pangan Sulbar Sabet Penghargaan IKPA Terbaik Kedua 2025

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan negara. Instansi ini resmi dianugerahi penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik Kedua periode tahun 2025 untuk kategori kewenangan dekonsentrasi.

​Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki, dalam acara Stakeholders’ Day Tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju, Kamis (30/04/2026). Piagam diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy.

Implementasi Pilar Panca Daya

​Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Dinas Pangan dalam menerjemahkan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Melalui program Panca Daya, Gubernur menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

​Pengelolaan anggaran yang efisien di Dinas Pangan dinilai berkontribusi langsung terhadap kelancaran program-program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Gubernur SDK dalam melayani masyarakat.

Standar Tinggi Pelaksanaan Anggaran

​Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki, menjelaskan bahwa nilai IKPA bukan sekadar angka, melainkan cerminan kualitas belanja pemerintah yang diukur secara ketat oleh Kementerian Keuangan.

​“IKPA adalah alat evaluasi untuk mengukur apakah anggaran digunakan secara efisien, patuh terhadap regulasi, dan tepat sasaran. Penghargaan ini berarti kami telah memenuhi kriteria terbaik dalam aspek perencanaan hingga hasil pelaksanaan anggaran,” jelas Suyuti.

Motivasi Peningkatan Kinerja

​Suyuti menambahkan bahwa indeks IKPA menjadi tolok ukur krusial bagi perbendaharaan negara dalam memantau bagaimana dana dekonsentrasi dikelola di daerah. Prestasi sebagai terbaik kedua ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Dinas Pangan untuk mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

​“Capaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga integritas dalam setiap rupiah anggaran yang diamanahkan, demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkasnya.

​Dengan prestasi ini, Dinas Pangan Sulbar semakin memperkokoh posisinya sebagai instansi yang tidak hanya fokus pada ketahanan pangan, tetapi juga unggul dalam disiplin administrasi keuangan negara.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *