Kamis , Desember 3 2020
Home / Daerah / Untuk Merubah Daerah Secara Cepat, Askary : Yang Pertama Dirubah Adalah Sumber Daya Manusianya

Untuk Merubah Daerah Secara Cepat, Askary : Yang Pertama Dirubah Adalah Sumber Daya Manusianya

Mateng, 8enam.com.-Untuk merubah suatu daerah agar bisa cepat maju adalah yang pertama sekali dirubah adalah mindset dan Sumber Daya Manusianya (SDM).

Hal itu disampaikan oleh Sekkab Mamuju Tengah (Mateng), H. Askary pada kegiatan penguatan inovasi daerah dalam peningkatan pelayanan publik dan pengembangan potensi daerah yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Mateng di Aula Kantor Bupati Mateng, Senin (28/10/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekkab Mateng, H. Askary, Ketua DPRD Mateng, H. Arsal Aras, Ka. Bappeda, Ishaq Yunus, Kepala Dinas Pendidikan, Busdir, Kepala OPD Lingkup Pemkab Mateng, Camat serta Kepala Desa Se Kabupaten Mateng.

“Kalau mau merubah daerah ini secara cepat, melakukan lompatan-lompatan dan melakujan akselerasi, tentu yang pertama harus dirubah adalah mindset Sumber Daya Manusianya,” ujar Askary.

Bagaimana mau menciptakan inovasi kata Askary, kalau tidak tahu apa fungsi kita. Olehnya itu sangat diperlukan untuk mengetahui dan memahami apa yang menjadi tugas, fungsi dan tanggungjawan disemua tingkatan pemerintahan.

“Tim Inovasi Daerah sudah mengimventarisir beberapa inovasi yang sudah diimplementasikan, tapi itu masih belum optimal, masih perlu dilakukan kajian, perlu dilakukan peningkatan,” kata Askary.

Dia juga sampaikan bahwa, pendapatan perkapita mengalami peningkatan, IPM juga meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Tapi kemiskinan juga meningkat, padahal sudah 6 tahun APBD digelontorkan untuk melakukan pembangunan diberbagai sektor, tetapi angka kemiskinan semakin hari semakin meningkat.

“Mungkin ada yang tidak relevan dengan program-program yang kita bikin atau kita buat terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Ini yang harus kita kaji, perbaiki. Nah untuk itu mari kita sama-sama belajar membuat strategi di masing-masing OPD untuk membuat program-program yang bersentuhan langsung yang bisa mengangkat indikator-indikator makro,” ungkapnya.

“Kita harus menyatukan persepsi untuk memulai menciptakan inovasi pelayanan yang lebih maksimal. Karena kalau layanan bagus, in sha Alla indikator makro akan berkembang dengan baik. Tapi kalau layanan tidak bagus, tentu yang akan kita dapatkan adalah permasalahan-permasalahan,” sambungnya.

Tujuan dari kegiatan kata Kepala Bappeda Kabupaten Mateng, Ishaq Yunus adalah ingin mendorong seluruh penyelenggara pemerintahan daerah pada semua jenjang pemerintahan sampai pada tingkat desa untuk bagaimana mendorong dan menciptakan program-program inovasi sehingga bisa tidak hanya memikirkan input, tapi bagaimana menghasilkan output.

“Sehingga kinerja yang kita capai dapat mewujudkan target indikator yang telah kita capai bersama terutama bagaimana kualitas pelayanan publik dan pengembangan potensi daerah,” ungkapnya. (Ysn Hms/one)

Rubrik Ini Dipersembahkan Oleh Kominfo Kabupaten Mamuju Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *