Jumat , November 22 2019
Home / Daerah / Tujuh Jabatan Masih Kosong Termasuk Sekertaris KPU, Pendaftaran Seleksi Eselon II Di Sekretariat KPU Sulbar Masih Terbuka

Tujuh Jabatan Masih Kosong Termasuk Sekertaris KPU, Pendaftaran Seleksi Eselon II Di Sekretariat KPU Sulbar Masih Terbuka

Mamuju, 8enam.com.-Kesempatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengikuti seleksi jabatan Eselon II di KPU Provinsi Sulbar masih terbuka, pasalnya masih terdapat tujuh jabatan eselon II di sekretariat KPU Provinsi Sulbar yang kosong, salah satunya adalah untuk Sekretaris KPU Sulawesi Barat.

Anggota KPU Sulbar, Farhanuddin yang terpilih menjadi salah seorang Panitia Seleksi Eselon II menjelaskan, pendaftaran seleksi jabatan eselon II di Sekretariat KPU Provinsi Sulbar masih terbuka hingga 5 Nopember 2019 mendatang.

“Seleksi terbuka untuk semua PNS baik yang dari kementerian, Pemprov atau Pemkab. Mengenai proses seleksi, itu semua terpusat di sekretariat jenderal KPU RI di Jakarta,” kata Farhan, sapaan akrabnya, Senin (21/10/2019).

Mantan sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kota Mandar, Sulbar mengungkapkan, syarat lainnya bagi PNS yang ingin mendaftar seleksi eselon II antara lain, pendidikan minimal S-1 atau D-IV , sedang atau pernah menduduki jabatan eselon III minimal dua tahun dengan pangkat golongan IV/b.

“Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang syarat dan tahapan seleksi dapat mengakses melalui website KPU RI dengan alamat www.kpu.go.id,” ungkap Farhan.

Lebih lanjut Farhan menjelaskan, seleksi eselon II sekretaris KPU Sulbar berlangsung bersamaan dengan seleksi sekretaris 6 KPU provinsi lainnya yakni, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Papua.

“Pelamar dapat mendaftar di maksimal dua jabatan formasi yang lowong, berkas lamaran dapat dikirim atau diantar langsung ke sekretariat Panitia Seleksi di kantor KPU RI di Jakarta,” kata Farhan.

Formasi tim seleksi sendiri terdiri atas unsur sekretariat jenderal KPU RI dan perwakilan komisioner KPU Provinsi yang berasal dari tujuh KPU provinsi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *