Example 300250
DaerahMamuju

Wakili Sulbar di Kancah Nasional, SMAN 1 Mamuju Jalani Asesmen Sekolah Siaga Kependudukan 2026

×

Wakili Sulbar di Kancah Nasional, SMAN 1 Mamuju Jalani Asesmen Sekolah Siaga Kependudukan 2026

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-SMA Negeri 1 Mamuju kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya wakil Provinsi Sulawesi Barat dalam Asesmen Potensi Siswa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Angkatan I Tingkat Nasional tahun 2026. Kegiatan asesmen ini digelar di Aula SMAN 1 Mamuju, Selasa (28/04/2026), sebagai bentuk nyata penyiapan generasi muda yang sadar akan tantangan demografi.

​Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (DKPPKB) Sulbar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, serta BKKBN Provinsi Sulawesi Barat.

Mencetak Agen Perubahan Literasi Kependudukan

​Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DKPPKB Sulbar, Muh. Jafar, menegaskan bahwa asesmen ini bertujuan menjaring siswa yang mampu menjadi penggerak di lingkungannya. Melalui program SSK, materi mengenai bonus demografi, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan stunting diintegrasikan langsung ke dalam mata pelajaran.

​“Asesmen ini adalah langkah strategis untuk menjaring siswa sebagai agen perubahan. Kita ingin membangun kesadaran sejak dini tentang perencanaan masa depan dan pembentukan keluarga yang berkualitas,” jelas Muh. Jafar.

Rekam Jejak Prestasi Nasional

​Terpilihnya SMAN 1 Mamuju bukan tanpa alasan. Sekolah ini memiliki rekam jejak gemilang dengan meraih Juara I Regional III Tingkat Nasional pada tahun 2023. Tahun ini, SMAN 1 Mamuju bersaing dengan perwakilan dari empat provinsi lainnya di Indonesia dalam asesmen angkatan pertama.

​Kepala Kantor Perwakilan Kemendukbangga Sulbar, Rezky Murwanto, turut hadir memantau jalannya asesmen untuk memastikan kualitas literasi kependudukan siswa tetap terjaga di level tertinggi.

Investasi SDM Unggul Visi Gubernur SDK

​Langkah penguatan pendidikan kependudukan ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

​Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyebut program SSK sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia di Bumi Manakarra.

​“Melalui SSK, kita menanamkan kesadaran tentang pentingnya pendewasaan usia perkawinan dan kualitas keluarga. Ini adalah langkah nyata mempersiapkan generasi Sulawesi Barat yang mampu bersaing menuju Indonesia Emas,” ungkap dr. Nursyamsi.

​Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus memperluas program SSK ke sekolah-sekolah lain, agar edukasi mengenai isu strategis kependudukan dapat semakin membumi dan menjadi bagian dari budaya belajar generasi muda di seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *