Example 300250
DaerahKesehatanMamuju Tengah

Gubernur Sulbar Dorong RSUD Mamuju Tengah Naik Kelas, Ada Layanan Rahasia Apa yang Sedang Disiapkan?

×

Gubernur Sulbar Dorong RSUD Mamuju Tengah Naik Kelas, Ada Layanan Rahasia Apa yang Sedang Disiapkan?

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Ada kabar baik untuk warga Mamuju Tengah dan sekitarnya yang mendambakan pelayanan kesehatan kelas wahid tanpa harus jauh-jauh berobat ke luar daerah. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Tengah baru saja kedatangan tim khusus dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis, 11 Juni 2026.

​Kedatangan tim tersebut bukan tanpa alasan. Di bawah visi besar Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk mewujudkan Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera, sebuah gebrakan besar dalam dunia medis sedang dipersiapkan di bumi “Bumi Manakarra” ini.

​Pemerintah daerah tengah melakukan akselerasi serius untuk menghadirkan paket layanan kesehatan super lengkap dan krusial yang dikenal sebagai Layanan KJSU KIA. Apa itu?

Mengenal Layanan KJSU KIA: Benteng Baru Kesehatan Warga

​Untuk memastikan RSUD Mamuju Tengah siap “naik kelas” dalam melayani masyarakat, Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Lanjutan (Yankeslan) DKPPKB Sulbar langsung melakukan visitasi dan inspeksi mendalam.

​Layanan KJSU KIA sendiri merupakan program prioritas nasional yang meliputi pengampuan untuk penyakit-penyakit kritis dan layanan vital, yaitu:

  • Kesehatan Jiwa
  • Stroke
  • Jantung
  • Uronefrologi (Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih)
  • KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)

​Tim tidak hanya sekadar duduk di meja rapat bersama jajaran direksi dan manajemen rumah sakit. Mereka langsung turun ke lapangan (blusukan) untuk memeriksa kesiapan ruang perawatan, kecanggihan alat kesehatan, hingga menyinkronkan data ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dokter spesialis dan tenaga medis.

Bongkar Data untuk Evaluasi Total

​Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memetakan kekuatan dan kebutuhan riil di lapangan. Pemerintah ingin memastikan tidak ada jarak antara fasilitas yang ada di ibu kota provinsi dengan yang ada di daerah.

​“Melalui proses evaluasi dan sinkronisasi ini, kita ingin memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan rumah sakit. Jadi, langkah pembinaan dan pemenuhan kebutuhan (alat medis dan dokter) ke depan bisa lebih terarah dan efektif,” ujar dr. Nursyamsi.

​Pihak Yankeslan DKPPKB Sulbar juga menambahkan bahwa suksesnya program ini adalah urusan komitmen bersama. Rumah sakit harus siap bertransformasi agar masyarakat bisa menikmati akses kesehatan yang berkualitas, cepat, dan berkesinambungan.

Komitmen Pelayanan yang Dekat dan Cepat

​Langkah visitasi ke RSUD Mamuju Tengah ini menjadi bukti nyata bahwa Pemprov Sulbar tidak ingin main-main dengan urusan nyawa dan kesehatan warganya.

​Ke depan, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat berjanji akan terus mengawal, mendampingi, dan membina fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Sulbar. Target akhirnya jelas: menghadirkan pelayanan medis spesialis yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *