Minggu , Desember 15 2019
Home / Daerah / Terima Warga Transmigrasi Asal Pulau Jawa Dan NTT, Bupati Sebut Transmigrasi itu Adalah Pahlawan

Terima Warga Transmigrasi Asal Pulau Jawa Dan NTT, Bupati Sebut Transmigrasi itu Adalah Pahlawan

Mateng, 8enam.com.-Sebak 70 KK warga transmigrasi dari 7 provinsi tiba di lokasi transmigrasi UPT Saluandeang, Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Kedatangan warga transmigrasi dari Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, NTT, Lampung, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah disabut Bupati Mateng, H. Aras Tammauni bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah di Lapangan Sepak Bola UPT Saluandeang, Selasa (3/12/2019).

Hadir dalam penerimaan warga transmigrasi tersebut, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris beserta Rombongan, Wakil Bupati Mateng, H. Muh Amin Jasa, Kapolres Mateng, AKBP Muh. Zakiy, Kapolsek Tobadak, Kapolsek Topoyo, Pabung Mateng Kodim 1418 Mamuju, Mayor Inf. Sahabuddin, Koramil Budong-budong, Para Staf Ahli Setda Mateng, Para Kepala OPD Lingkup Pemkab Mateng dan Kepala Desa Batuparigi,

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mateng, H. Aras Tammauni menyampaikan bahwa program transmigrasi ini sudah menjadi program pemerintah, karena bagaimanapun juga Mamuju Tengah tidak terbentuk menjadi suatu Otonomi Baru apabila tidak ada transmigrasi.

“Transmigrasi itu adalah pahlawan, pejuanh di daerah kita, karena para transmigrasi ini berasal dari kota masuk ke daerah kita untuk melakukan pembukaan lahan seperti yang kita lihat saat ini,” sebut Bupati.

Bupati berharap kepada seluruh transmigran yang ada di Mamuju Tengah ini, jadi transmigrasi itu jangan mudah putus asa, bekerjalah dengan baik, jika ingin jadi petani jadilah petani dengan baik, jika ingin jadi seorang pejabat maka jadilah pejabat yang baik.

“Apapun pekerjaan kita, harus kita tekuni sehingga dikemudian hari dapat menikmati hasilnya,” ujarnya.

“Saya berkeinginan suatu saat nanti pemukiman transmigrasi ini saya akan tembuskan sampai ke daerah Palopo,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dunas Transmigrasi Mateng, Muhammadia menuturkan, untuk warga transmigrasi jaminan hidupnya sudah ada dan In Sha Allah akan dibagikan. Dan tadi secara simbolis telah diserahkan kunci rumah bagi warga transmigrasi yang baru tiba hari.

“Tahun ini kita mendapatkan program pembangunan pemukiman rumah itu sebanyak 115 KK dari daerah asal. Dan tahun ini juga ada TNI aktif yang ikut transmigrasi ke Mamuju Tengah. Tahun 2020, kita akan membangun pemukiman rumah sebanyak 180 KK dan ini sudah ada DIPA 2020,” ungkap Muhamadiah. (Ysn Hms/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *