Example 300250
DaerahMamuju

Polewali Mandar Mendadak Sambangi DPMPTSP Sulbar, Ada Apa dengan Data Investasi Daerah?

×

Polewali Mandar Mendadak Sambangi DPMPTSP Sulbar, Ada Apa dengan Data Investasi Daerah?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pergerakan dinamis di sektor investasi Sulawesi Barat kembali memanas. Rombongan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Polewali Mandar mendadak bertandang ke Kantor DPMPTSP Provinsi Sulbar di Mamuju, Senin (27/7/2026).

​Rombongan Polman diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, yang didampingi Tim Pengelolaan Data serta Tim Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (DALAK).

​Pertemuan lintas daerah yang terkesan mendadak ini tentu memicu tanda tanya. Persoalan krusial apa yang sedang dibahas hingga membuat dua instansi perizinan ini duduk bersama secara intensif?

​Bongkar Alur Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)

​Usut punya usut, kedatangan tim DPMPTSP Polewali Mandar bertujuan untuk menyatukan barisan terkait tata cara pengelolaan data investasi dan pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari para pelaku usaha.

​Pasalnya, penyusunan LKPM sering kali terganjal kendala teknis di lapangan, seperti laporan pelaku usaha yang telat atau data investasi yang belum tervalidasi dengan sempurna.

​Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, data investasi tidak boleh lagi dikelola secara asal-asalan demi menciptakan iklim investasi daerah yang transparan dan terpercaya.

Fokus Bahasan: Penyamaan alur validasi data, pengumpulan data terpadu, dan percepatan laporan investasi.

Target Utama: Menyelaraskan standar pelaporan sesuai regulasi terbaru Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

​Mencegah Data “Bongkar Pasang” Demi Kepastian Investor

​Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, menyambut hangat inisiatif kolaborasi ini. Menurutnya, akurasi data investasi adalah modal utama pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan dan meyakinkan calon investor luar.

​”Koordinasi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan data investasi. Dengan data yang valid dan pelaporan LKPM yang berkualitas, kita dapat memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan investasi di Sulawesi Barat,” tegas Kain Lotong Sembe.

​Solusi Praktis Kendala Pelaku Usaha

​Tidak hanya berdiskusi di level teori, kedua pihak juga membedah berbagai problem riil yang kerap dialami para pengusaha di Polewali Mandar saat hendak mengisi LKPM.

​Hasil dari sinergi ini akan melahirkan langkah strategis dan pendampingan khusus bagi pelaku usaha di tingkat kabupaten, sehingga proses pelaporan investasi berjalan lebih gampang, tepat waktu, dan bebas hambatan birokrasi.

​Dengan rapatnya barisan provinsi dan kabupaten ini, angka rilis investasi Sulawesi Barat diyakini bakal makin terukur dan berdaya saing tinggi!

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *