Minggu , September 20 2020
Home / Daerah / Polemik Rekomendasi PPP, Irfan : “Jika DPP Tidak Mendengar Suara Dari Bawah, Maka Secara Solid Kader PPP di Mamuju Akan Mundur”

Polemik Rekomendasi PPP, Irfan : “Jika DPP Tidak Mendengar Suara Dari Bawah, Maka Secara Solid Kader PPP di Mamuju Akan Mundur”

Mamuju, 8enam.com.-Polemik rekomendasi PPP yang saat ini di klaim pasangan Habsi – Irwan terus menggelinding.

Menyikapi hal itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mamuju kembali melakukan Rapat terkait Rekomendasi Pasangan Calon di Hotel Maleo Twon Square pada Rabu, (12/8/2020) malam.

Ketua DPC PPP Kabupaten Mamuju, Muh. Irfan Topporang mengaku, DPC PPP Kabupaten Mamuju Solid Mendukung Paslon Sutina yang resmi berpasangan Dengan Ketua DPC PDIP Mamuju Ado Mas’ud.

“Rapat kita lakukan untuk menindaklanjuti rapat sebelumnya, Setalah pendaftaran ditutup. hanya satu calon yang mendaftar di PPP Yakni Ibu Sutina, Sehingga kami sepakat akan mendukung Ibu Sutinah,” tegas Irfan saat di konfirmasi Via WhatsApp, Kamis, (13/8/2020).

Irfan menyebut, hasil rapat tersebut akan dilanjutkan ke DPP, Meski sebelumnya DPP PPP telah Melabuhkan Rekomendasi untuk Bakal Calon Petahana Habsi-Irwan.

“Kita akan bawah ini ke DPP dan meminta perubahan rekomendasi untuk Pilkada Mamuju karena hingga pendaftaran ditutup, hanya Sutinah pendaftar tunggal di PPP,” ucap Irfan.

Terkait kehadiran sejumlah kader PPP Mamuju saat deklarasi pasangan Sutinah-Ado, secara tegas Irfan menyebut siap mempertaruhkan jabatannya sebagai ketua DPC PPP Kabupaten Mamuju untuk mendukung Pasangan Calon Sutina-Ado di Pilkada Kabupaten Mamuju 09 Desember mendatang.

“Kita harap DPP dapat mendengarkan ini, karena dari awal cuma ada satu yang mendaftar, jika seandainya DPP Tidak mendengar suara dari bawah dan saya di PAW, maka secara Solid kader PPP di Mamuju akan mundur dan pasti akan ada kekosongan organisasi PPP di kabupaten Mamuju,” Pungkasnya

“Kalau memang DPP lebih memilih petahana untuk mempertahankan rekomendasi itu, berarti DPP harus siap menanggung resiko kekosongan Partai PPP di Mamuju. Begitu pun sebaliknya, kami juga DPC mamuju sudah siap menanggung resikonya. Bertahan di sana kami mundur, kemudian SK di batalkan ya kami tetap solid di bawa naungan Ka’ba,” tegas Irfan. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *