Selasa , Agustus 9 2022
Home / Daerah / Petahana Janji Tuntaskan Akses Layanan Internet di Seluruh Kecamatan, Tina : Kenapa Tidak Dilakukan Diperiode Pertama?

Petahana Janji Tuntaskan Akses Layanan Internet di Seluruh Kecamatan, Tina : Kenapa Tidak Dilakukan Diperiode Pertama?

Mamuju, 8enam.com.-Pada debat publik Pilkada Mamuju yang di selenggarakam KPU Mamuju, pasangan Nomor urut 2, Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari memaparkan sejumlah Visi misi yang akan mereka lakukan di periode kedua jika kembali dipercaya Memimpin Mamuju.

Dalam pemaparannya, Paslon petahana tersebut berjanji akan menuntaskan masalah layanan internet yang hingga saat ini belum mengcover seluruh wilayah kabupaten Mamuju.

“Kami dari Paslon dua, saya dan Pak Habsi itu sudah memprogramkan internet masuk desa. Semua desa itu sudah akan dijangkau oleh jaringan internet se Kabupaten Mamuju,” hal itu disampaikan calon Wakil Bupati Mamuju nomor urut dua, Irwan Pababari di panggung debat publik itu, Sabtu (31/10/2020).

Itu ia sampaikan sembari memaparkan jawaban terkait pertanyaan yang dibacakan moderator, menyangkut strategi dan langkah yang akan diambil dalam menjamin proses belajar mengajar tetap berjalan di tengah terpaan pandemi Covid-19. Termasuk dengan fakta bahwa fasilitas informatika dan telekomunikasi yang ada Kabupaten Mamuju masih terbilang minim.

Saat menanggapi jawaban Irwan di atas, Sutinah Suhardi menilai, tak harus menunggu pandemi Covid-19 bagi pemerintah daerah dalam memberi layanan informasi dan telekomunikasi bagi seluruh masyarakat. Kata dia, program internet masuk desa yang dipaparkan Irwan di atas idealnya sudah dilakukan di periode pertama kepemimpinan Habsi Wahid dan Irwan Pababari.

“Pak Habsi dan Pak Irwan, seharusnya ini dilakukan lima tahun lalu. Tidak mesti harus menunggu corona ada. Karena kita tahu, masih banyak wilayah di Kabupaten Mamuju yang masih kesulitan akses internetnya,” ucap Sutinah, calon Bupati Mamuju nomor urut satu itu.

Ia pun memaparkan keluh kesah warga yang ia terima terkait akses internet yang belum merata di Bumi Manakarra ini.

“Di Bonehau, ada seorang guru yang kewalahan. Ia harus mendatangi satu persatu muridnya untuk bisa terjadi proses belajar mengajar. Ada juga orang tua murid di daerah Sese sana yang tidak ada akses internetnya. Ia mengeluh, anaknya tidak bisa belajar daring karena tidak adanya akses internet,” ungkap Sutinah.

“Mestinya ini sudah dilakukan sebelum-sebelumnya Pak,” pungkas Sutinah Suhardi.

Menambahkan apa yang disampaikan Sutinah, Ado Mas’ud yang calon Wakil Bupati Mamuju nomor urut satu itu mengatakan, pemerintah yang baik adalah pemerintah yang sudah siap dengan segala pirantinya, meski persoalan tertentu belum terjadi. Dalam hal ini terpaan badai virus corona.

Terlebih jika konteksnya adalah layanan internet bagi masyarakat. Menurut Ado, perangkat pendukung untuk mewujudkan hal tersebut harsnya sudah disiapkan pemerintah daerah sejak jauh hari.

“Kita mestinya menyiapkan seluruh perangkat itu, utamanya di era digitalisasi ini. Tanpa harus menunggu covid-19 masuk,” sumbang Ado Mas’ud, politisi PDI Perjuangan itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.