Selasa , Oktober 22 2019
Home / Daerah / Partai Golkar Akan Meresufle Pengurus Tingkat Provinsi Sulbar Dan Mengevaluasi Ketua DPD Golkar Tingkat Kabupaten

Partai Golkar Akan Meresufle Pengurus Tingkat Provinsi Sulbar Dan Mengevaluasi Ketua DPD Golkar Tingkat Kabupaten

Makassar, 8enam.com.-Dipimpin Plt ketua Golkar Sulbar, Ibnu Munzir dan sekretaris Hamzah Hapati Hasan, Partai Golkar Provinsi Sulbar menggelar rapat pengurus harian hasil resuffle di Hotel Amaris Panakkukang, Makassar, Minggu (8/7/2019) kemarin.

Dalam rapat tersebut sedikitnya membahas empat poin penting yakni, Konsolidasi Pengurus Hasil Resuffle DPD Golkar Sulbar, Pembahasan Proses Rekruitmen Calon Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah Pilkada 2020, Pembahasan Ketentuan Rekruitmen Calon Pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten se Sulbar dan Pembahasan kelanjutan Pemberiaan Kompensi kepada Caleg tidak tepilih tingkat Provinsi Sulbar

Selain empat hal tersebut, ada hal yang menarik pada rapat harian itu yakni sikap tegas pimpinan partai Golkar Sulbar yang memutuskan untuk meresuffle kepengurusan ditingkat provinsi.

Sejumlah tokoh sentral di Golkar Sulbar dipecat dari kepengurusan partai, mereka diantaranya, Muslim Fattah, Marini Ariakati, Hamid Bcku, Yamin Saleh, Tahir Kuraesing dan sejumlah kader senior Golkar lainnya.

Plt ketua Golkar Sulbar, Ibnu Munzir menegaskan resuffle kepengurusan dilakukan dalam rangka penyegaran mesin organisasi dan menegakkan AD/ART partai Golkar.

“Jadi langka ini kita lakukan dalam rangka penyegaran organisasi, mereka yang diresuffle karena melakukan pelanggaran dan terbukti tidak beretikad membesarkan partai pada pemilu April 2019 kemarin. Teman-teman yang diresuffle ya koreksi diri lah,” kata kordinator bidang kepartaian DPP Partai Golkar itu.

Ibnu menjelaskan, selain melakukan resuffle di tingkat provinsi, Golkar Sulbar juga akan melakukan evaluasi terhadap para ketua DPD Golkar ditingkat kabupaten kota. Mereka yang terbukti melakukan pelanggaran berat dan tidak taat asas akan segera diberhentikan dari jabatannya.

“Sejumlah bukti sudah kita kantongi, tapi kita akan proses sesuai dengan mekanisme partai, bagi yang tidak terima namanya keluar dari kepengurusan silahkan menempuh jalur hukum, ada mekanismenya kok,” tegas mantan aktivis HMI itu.

Di tempat yang sama, Sekretaris partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan meminta kepada seluruh kader Golkar yang diresuffle dari kepengurusan agar bersabar dan mengevaluasi diri terhadap pelanggaran yang telah mereka lakukan.

Hamzah memastikan, mereka yang disesuffle akan tetap diakomodir dari kepengurusan setelah nantinya partai Golkar Sulbar melakukan Musyawarah Daerah (Musda).

“Saya minta teman-teman yang diresuffle bersabar, kalau ada yang meresa tidak bersalah silahkan minta klarifikasi, temui kami, bicara kan dengan baik-baik,” harap Hamzah Hamzah Hapati Hasan. (Lal/cul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *