Minggu , Desember 5 2021
Home / Daerah / Pantau Bahan Pokok, Sutriono Edi Sasar Pasar Regional Dan Pasar Lama Mamuju

Pantau Bahan Pokok, Sutriono Edi Sasar Pasar Regional Dan Pasar Lama Mamuju

Mamuju, 8enam.com.-Hari kedua pantau bahan pokok jelang ramadhan, Staf ahli Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) bidang pengamanan pasar, Sutriono Edi sasar pasar regional dan pasar lama amuju.

Dari hasil pantauan di gudang Bulog,  kemarin, stok beras tercatat masih terpenuhi dan stabil. Sementara itu, stok gula, minyak goreng juga masih stabil

Sementara pantauan di Pasar Regional Simbuang dan pasar lama mamuju harga sejumlah komoditas bahan pokok terpantau stabil. Beras medium, beras medium Bulog, beras medium pandan wangi, dan beras premium Bulog serta beras Madinah masih stabil.

Begitupun minyak goreng kemasan sederhana Rp10.000 per liter dan daging sapi Rp 120.000 per kg. Harga gula pasir juga terkendali Rp 11.000 per kg, dan Rp9.500 per kg ditingkat distributor.

Sementara itu, harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga mencapai Rp28 ribu per kg, cabe merah Rp 20 ribu per kg. Adapun, bawang putih dan bawang merah serta telur dan tomat juga mengalami kenaikan.

Sutriono Edi mengatakan, masyarakat tidak perlu resah menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul fitri. Menurutnya, pemerintah dan Kemendag akan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tersebut melalui kegiatan pasar murah.

“Stok bahan pokok dalam kondisi cukup tersedia, masyarakat tidak perlu resah. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan tersedianya kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau yakni melalui pasar murah,” ujarnya.

Namun demikian kata Sutriono Edi, menjelang Ramadhan dan Idulfitri biasanya akan terjadi peningkatan permintaan terhadap bahan pokok yang menyebabkan kenaikan harga.

“Kami perlu mengantisipasi hal tersebut sejak jauh-jauh hari agar masyarakat dapat menjalankan ibadha di bulan puasa dengan tenang, tanpa terbebani naiknya harga pangan atau kelangkaan barang,” ungkapnya.

Sutriono mengatakan hal itu akan diantisipasi melalui kerjasama antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk menjaga stok dan stabilitas harga sembako.

“Mengantisipasi kenaikan harga, kita akan menggelar Rapat Koordinasi untuk memastikan harga-harga bahan pokok, agar menjelang ramadan dan idul fitri harga bisa terjangkau.tapi secara umum kondisi ketersediaan pangan dan harga cukup amanlah,” cetus Sutriono Edi. (Man/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *