Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Manfaatkan Lokapasar Untuk UMKM Go Digital

Manfaatkan Lokapasar Untuk UMKM Go Digital

Buton Tengah, 8enam.com.-Sebanyak 631 peserta di Buton Tengah, Sulawesi Tenggara antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo (24/11/2021) dengan tema “Kreatif Menjual Produk Lokal di Era Digital”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari perencana keuangan dan co-founder Indoagribiz.com, Diana Sumolang; pemengaruh dan endorses virtual produk UMKM binaan Bank Indonesia, Akbar Datau; pengusaha online Casolans Aromatherapy, Nita Sellya; dan sekretaris perusahaan WGS Hub dan IT ventura builder, Ratri Adityarani. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Unik Oke selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Diana Sumolang yang membawakan tema “Kecakapan Digital”. Marketplace atau lokapasar memiliki jangkauan pemasaran lebih luas, transaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimanapun asal ada internet, serta modal lebih sedikit. Namun, kekurangannya adalah kompetitor sangat banyak dan sulit membangun kepercayaan pelanggan.

“Bagi pemula yang ingin jualan daring, bisa menjual produk sendiri, jadi reseller atau dropshipper,” jelasnya.

Berikutnya, Akbar Datau menyampaikan materi berjudul “Peran dan Fungsi E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Cara membangun kepercayaan calon pembeli bisa dengan menonjolkan keunggulan produk, memberikan informasi produk dan profil toko yang lengkap dan menarik, sebisa mungkin wujudkan ekspektasi pembeli, dan bangun komunikasi.

“Jaga komunikasi yang baik, konsisten dengan kualitas produknya, terima kritik dan saran, dan perbarui produk sesuai permintaan konsumen,” tips dari Akbar.

Sebagai pemateri ketiga, Nita Sellya membawakan tema “Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Produktif”. Orang-orang kini menjadi lebih konsumtif karena kemudahan teknologi, kemudahan pembiayaan (pinjol), dan lokapasar serta fitur bayar nanti.

“Cara pintar mengatur keuangan adalah dengan menghitung seluruh pendapatan, alokasikan untuk tabungan, sisihkan uang untuk dana darurat, dan bedakan antara kebutuhan dan keinginan,” kata Nita.

Adapun sebagai pemateri terakhir, Ratri Adityarani menyampaikan tema mengenai “Digital Safety: Pentingnya Perlindungan Hak Paten di Ranah Digital”. Guna melindungi invensi dan inovasi setiap orang, negara membuat peraturan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) meliputi Hak Cipta dan Hak Paten. Cara mendapatkan dan melindungi hak paten bisa dengan mendaftarkan ke www.dgip.go.id.

“Hukuman bagi pelanggarnya yaitu sesuai UU 14/2001 tentang Paten, Pasal 130 dan Pasal 131. Bagi pengusaha UMKM, perlindungan paten ini sangat perlu,” pungkasnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Salah satu pertanyaannya, “Bagaimana cara menemukan unique point product agar mampu bersaing di e-commerce?“ tanya Adi Imani kepada Akbar Datau.

“Misal, kalau menjual snack, kita bisa mencari dari rasanya, resepnya, campurannya, kemasannya. Kemasannya bisa disertakan gambar-gambar atau dengan desain kekhasan daerah, pasti tiap daerah satu dan lainnya punya sejarah yang beda-beda,” jawab Akbar Datau.

Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *