Minggu , Desember 5 2021
Home / Daerah / Lahirnya Perda Penyiaran Diharapkan Dapat Menjadi Solusi Dalam Mengatasi Problema Penyiaran Di Sulbar

Lahirnya Perda Penyiaran Diharapkan Dapat Menjadi Solusi Dalam Mengatasi Problema Penyiaran Di Sulbar

Mamuju, 8enam.com.-Lahirnya Perda tentang penyiaran yang di gagas oleh KPID Sulbar diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi problema penyiaran di Sulbar.

Harapan itu diutarakan oleh Kadis Kominfo Sulbar, Safaruddin DM saat ditemui usai membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Provinsi Sulawesi Barat di Hotel Maleo Mamuju, Kamis (21/11/2019).

“Harapan kita, Perda Penyiaran dapat memberikan konstribusi positif bagi perkembangan penyiaran di Sulbar, seiring dengan program kominfo Internet masuk desa,” ujar Safaruddin.

Dia juga mengapresiasi KPID Sulbar, karena KPID sebelumnya tidak ada seperti ini. Jadi inilah kegiatan tadi adalah mengakomudir masukan kawan-kawan untuk kepentingan daerah. Sehingga demikian apa yang diharapkan oleh pemerintah provinsi dan Anggota DPR itu bisa terwujud, jangan hanya KPID ini selalu tiap tahun dianggarkan umpanya, tapi tidak memberikan kontribusi.

“Baik kontribusi PAD maupun kontribusi terhadap pendidikan di Sulawesi barat karena ini akan sangat menpengaruhi. Jadi adalah langkah-langkah yang dilakukan. Dan saya rasa ini kepengurusan tahun ini sampai 4 tahun kedepan ini mudah-mudahan nampaklah apa yang dilakukan KPID, ini membuktikan bahwa KPID hari ini adalah mampu menjawab tantangan Milenial menuju four point zero itu tantangan kedepan,” terangnya.

Menurutnya, mau tidak mau generasi muda yang akan datang ini dia sudah harus bermain ITE semua, bahkan sudah ada Internet masuk desa, ini berarti anak-anak di desa harus kontrol karena disitu terbuka informasiitu.

“Ini tantangan kita kedepannya tapi tantangan itu harus dijadikan peluang, bukan berarti tantangan itu tidak bisa kita memberikan informasi terhadap masyarakat,” ujarnya.

“Nah itu diatur dalam Undang-Undang masyarakat itu harus mendapatkan informasi dari pemerintah dan pemerintah pasilitasi salahsatunya itulah Internet masuk desa, dan kita ciptakan ruang itu ada Radio Ada TV untuk mengetahui apa-apa saja kegiatan yang sudah dilakukan pemerintah, dan DPR itu akan sampai ke masyarakat,” sambungnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *