Selasa , Februari 25 2020
Home / Daerah / Kepercayaan Publik Meningkat Dari Tahun Ke Tahun, Arsal Apresiasi Kinerja Baznas Mateng

Kepercayaan Publik Meningkat Dari Tahun Ke Tahun, Arsal Apresiasi Kinerja Baznas Mateng

Mateng, 8enam.com.-Ketua DPRD Mamuju Tengah (Mateng), H. Arsal Aras mengeapresiasi kerja Baznas Kabupaten Mateng. Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya kepercayaan publik terhadap Baznas Kabupaten Mamuju Tengah dari tahun ke tahun meningkat dratis.

“Saya mengapresiasi Baznas yang ada di Mamuju Tengah, karena dari tahun ke tahun pendapatan Baz itu dari tahun ke tahun meningkat drastis bahkan tahun ini sudah menarget hampir Rp 3 Milyar,” kata Arsal dalam kegiatan Silaturahmi Muzakki dan Mustahik, Penyaluran Kartu Bantuan Zakat (KBZ) dan Sosialisasi Zakat, Infaq dan Sedekah yang diselenggarakan oleh Baznas Kabupaten Mateng di Kantor BAZNAS Mateng, Selasa (21/1/2020).

Itu artinya kata Arsal, Baznas Mateng ini memperlihatkan kepercayaan untuk mengelola dana publik, jadi sudah banyak orang berzakat Fitra itu sudah mengarahkan kepada Baz, yang nantinya disalurkan oleh Baz kepada masyarakat yang layak untuk menerimah itu.

“Pemerintah sangat bersyukur, karena kenapa, di Mateng ini masih banyak yang tidak mampu disentuh langsung oleh pemerintah. Contohnya dana pemerintah pusat yang disalurkan melalui Dinas Sosial, PKH itukan diberika kepada masyarakat yang tidak mampu, tidak semua masyarakat dapat, nah yang tidak adapat inilah kita berharap Baz hadir disitu. Dan ternya setelah kita mendengar tadi Baz juga memberika seperti bantuan biaya rumah sakit, BPJS dan yang lainnya,” ujar Arsal.

“Inilah menjadi kesyukuran kita bahwa ternyata Baz sudah lahir di Mateng bermitra dengan pemerintah untuk ikut serta memperbaiki kesejahteraan masyarakat, tentu kami dari DPRD Kabupaten Mateng akan terus mensuppor Baz ini, mensosialisasikan Baz supaya akan lebih banyak lagi masyarakat yang berinfaq, bersedekah melalui Baz untuk disalurkan kepada masyarakat yang memang lebih layak untuk menerima itu,” sambungnya.

Soal Kartu Bantuan Zakat (KBZ) 200 ribu yang diberikan oleh Baznas Mateng kepada masyarakat tidak mamupu, Arsal katakan, tidak boleh diberikan berulang-ulang setiap tahunnya. Harus ada evaluasi yang mana sudah mandiri itu yang dilepas dan diberikan kepada yang lebih layak lagi.

“Kalau itu tidak dilakukan maka akan timbul kepercayaan dari publik, ah tidak usah dikasi uang ke Baz, kenapa yang dikasi itu-itu aja padahal mereka sudah naik motor, punya emas yang banyak. kira-kira begitu,” ungkap Arsal.

“Maka sebaiknya dengan suka rela ketika kita sudah mampu, kita menyampaikan ke Baz berikan yang lain saya sudah cukup. Jangan persoalan insentif bantuan ini membuat kita menjadi semakin tidak mampu, mungkin karena keenakan menerima jadi dia menerima terus saja, ini tidak boleh Karana kita ini masih banyak masyarakat yang kita ingin bantu,” tutupnya. (RK/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *