Selasa , Februari 25 2020
Home / Daerah / Kembalikan Formulir ke Demokrat, H. Damris Kembali Tegaskan Komitmennya

Kembalikan Formulir ke Demokrat, H. Damris Kembali Tegaskan Komitmennya

Mamuju, 8enam.com.-H. Damris dan Haderana, Dua politisi senior Partai Golkar resmi kembalikan Formulir pendaftarannya ke sekretariat DPD Demokrat Sulawesi Barat, Minggu (19/1/2020).

Kedatangan dua politisi senior Golkar ini, Ketua DPD II Golkar Mamuju, H Damris dan Haderana yang ketua DPD II Golkar Mateng, keduanya nyaris tiba bersamaan ke sekretariat Demokrat Sulawesi Barat.

H. Damris datang didampingi oleh timnya dengan agenda utama mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wakil Bupati Mamuju. Sementara Haderana datang bersama politisi PKS Mateng yang Ketua DPD PKS Mateng, Abdul Wahab untuk agenda mengembalikan formulir sebagai Balon Bupati Mateng.

Masa pengemalian formulir pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati untuk empat Pemilukada di Sulawesi Barat yang berlaku di Demokrat memang menyisakan sehari lagi. Jika sesuai rencana, Senin 20 Januari besok merupakan hari terakhir bagi para pendaftar untuk mengemalikan formulir pendaftarannya.

Usai mengembalikan formulirnya, H. Damris kembali menegaskan komitmennya untuk tetap dalam gerbong pemenangan bakal calon Bupati Siti Sutinah Suhardi di Pemilukada Mamuju tahun ini. Tak peduli apakah ia bakal sepaket dengan putri Suhardi Duka itu atau tidak, bagi H Damris, siapa pun yang dipaketkan dengan Sutinah, maka ia siap untuk jadi garda terdepan dalam suksesi Sutinah Suhardi.

“Dari awal, saya tidak pernah katakan harus saya. Setiap ada yang bertanya, selalu saya katakan, dari sekian nama, selalu saya sampaikan bahwa siapapun yang layak mendampingi dan layak untuk Ibu Sutinah, dari kami sekian ini bagi saya tidak ada masalah. Buat pribadi, saya sudah bulat, pribadi saya dan keluarga saya bulat untuk mendukung Ibu Sutinah,” tegas H. Damris.

Partai Golkar, mesin politik yang dinahkodai H Damris di kabupaten Mamuju juga tak mengharuskan Sutinah agar sepaket dengan pria yang anggota DPRD Sulawesi Barat itu. Golkar, kata H Damris, sangat realistis melihat kontestasi Pemilukada Mamuju tahun 2020.

“Sepanjang memenuhi syarat, antara lain surveinya memungkinkan untuk menang. Kami dari Golkar tidak ada penekanan bahwa harus kami. Tetapi kami serahkan ke Ibu Sutinah, mana yang terbaik untuk kita menangkan di 2020 itulah yang akan kita dukung,” sambung H Damris.

H. Damris sadar betul betapa besar kekuatan politik yang harus ia hadapi jika benar dirinyalah yang akan bersanding dengan Sutinah Suhardi di Pemilukada nanti. Duet Habsi-Irwan, pasangan incumbent tersebut disebut-sebut punya segenap amunisi dalam hal memenangkan pertarungan Pemilukada Mamuju.

Meski begitu, H Damris punya analisi sendiri. Sebagai sosok yang kaya pengalaman, H Damris yakin betul tentang peluangnya untuk memenangkan kontestasi di pesta elektoral Pemilukada yang bakal digelar pada 23 September 2020 ini.

“Tahun (Pemilukada) 2015 lalu kan saya (berpasangan dengan Bustamin Bausat) pernah berhadapan dengan petahana. Waktu itu dikepung. Mulai dari Mateng sampai di ujung selatan kabupaten Mamuju. Pada waktu itu, saya bisa meraih suara 38 Persen,” sebutnya.

Kini situasinya jauh berbeda. Menurut H Damris, peta politik di Pemilukada Mamuju tahun ini menyisakan peluang bagi dirinya setelah gerbong Suhardi Duka yang tak lagi berada di kapal besar milik petahana.

“Kalau analisa saya, kemenangan mereka di 2015 itu 66 Ribu, saya 42 Ribu lebih. Ketika Pak SDK keluar dari kubu itu, di situ bisa saya hitung kekuatan. Dari 66 Ribu, Pak SDK pernah katakan kepada saya bahwa suara Beliau ada di 36 Ribu. Dan Beliau buktikan di Pileg kemarin. Berarti saya berkeyakinan bahwa ketika saya berada di posisi kubu Dermokrat, saya yakin ibu Sutinah bisa menang,” jelas H Damris. (Naf/A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *