Sabtu , Oktober 24 2020
Home / Daerah / Kapolda Sulbar Jadi Pemateri Di Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Unsulbar

Kapolda Sulbar Jadi Pemateri Di Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Unsulbar

Majene, 8enam.com.-Disisa akhir masa tugasnya di prov sulawesi barat Kapolda Sulbar hadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dalam rangka pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru tahun akademik 2017-2018.

Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Sulawesi Barat dalam rangka pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru tahun akademik 2017-2018, di pusatkan di Masjid Agunh Ilaikalasir Majene, Senin (28/8/17)

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar H. Ali Baal Masdar (Ketua Dewan Penyantun), Prof. Dr. Basri Hasanuddin, (Ketua Dewan Pembina), Rektor Unsulbar DR. H. Akhsan Djalaluddin, Wakil Rektor 1 Dr. Muhammad Saad, Wakil Rektor 2 H. Anwar Sulili, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Nandang, Danrem 142 Tatag, Pimpinan DPRD Sulawesi Barat, Wakil Bupati Majene, Dir lantas Polda Sulbar, Dir Binmas Polda Sulbar, Dir. SDM Polda Sulbar, Kabid humas Polda Sulbar, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene, Para dosen, Kepala Biro, kepala bagian dan seluruh civitas Akademik Unsulbar serta tamu undangan lainnya.

Kapolda Sulbar dalam kesempatannya ditunjuk sebagai pemateri, Studium General kepada para Mahasiswa Baru (Maba) Unsulbar sekaligus menyerahkan bantuan proyektor untuk unsulbar dan dilanjutkan dengan Materi dari Danrem 142 Tatag.

Melalui via WhatsApp, Hj.Mashura menyampaikan, Dalam materinya, Kapolda Sulbar menjelaskan bahwa Perguruan Tinggi, Mahasiswa dilihat aspek memiliki peran dan fungsinya sebagai agent of chage (memiliki kecerdasan), Sosial Control (Lebih Dewasa) dan Iron Stok (berpikir secara Positif dan Kritis). Sebagai contoh Konkrit dalam hal sikap kritis yaitu melalui penyampaian pendapat.

“Turun kejalan adalah langkah terakhir yang diambil, namun hal yang harus diperhatikan sebelumnya yaitu mengkaji lebih dahulu ISU yang ada, melakukan dialog dengan sasaran dan memberikan kritikan langsung melalui media massa,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, Mahasiswa juga mempunyai peran penting dalam menjaga dan memeliharan keamanan dan ketertiban (Harkamtibmas) yakni, dengan menjadi Dinamisator yaitu mendinamisir terwujudnya kerukunan bangsa dalam rangka Bhinneka Tunggal Ika dan keutuhan NKRI. Katalisator yaitu sebagai pendorong terwujudnya toleransi untuk mencegah timbulnya konflik dan Negosiator yaitu Juru Runding dalam SAI Konflik dan upaya Negosiasi dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Olehnya itu, para mahasiswa diharapkan dapat menjawab segala tantangan Globalisasi saat ini sebagai generasi yang membanggakan dalam menjaga keutuhan NKRI bukan malah sebaliknya.

Sebelum pemaparan materi dari Kapolda Sulbar, dia awali dengan Pidato Rektor Unsulbar dalam rangka pengenalan kehidupan kampus mahasiswa unsulbar tahun akademik 2017-2018 sekaligus mengukuhkan mahasiswa baru sebagai civitas akademika Universitas Sulawesi Barat. (DUM/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *