Minggu , Desember 15 2019
Home / Daerah / Hasil Karya GSMS 2019 Dipamerkan, Busdir : “Kegiatan Ini Memberi Dampak Yang Positif”

Hasil Karya GSMS 2019 Dipamerkan, Busdir : “Kegiatan Ini Memberi Dampak Yang Positif”

Mateng, 8enam.com.-Hasil karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2019 dipamerkan, ebanyak 21 sekolah jenjang SD dan SMP se Kabupaten Mamuju Tengah Meriahkan Pementasan dan Pameran hasil Karya GSMS tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mateng, Selasa (3/12/2019) dihadiri oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan, Ramlie Shalawat, Wakil Ketua DPRD, Herman, Kadisdikbud Mateng, H. Busdir beserta Jajarannya, Perwakilan OPD Lingkup Kabupaten Mateng, 21 Kepala sekolah pelaksana GSMS 2019, Seniman dan Asistennya, serta para Peserta didik GSMS Tahun 2019.

Dalam sambutannya, Kepala bidang kebudayaan Diknas Mateng, sekaligus ketua Pelaksana kegiatan GSMS 2019 Kabupaten Mateng Nursina Achir menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan tersebut adalah salah satunya UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional dan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 11 tahun 2015 tentang organisasi dan tata kerja kementerian pendidikan dan kebudayaan.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan GSMS adalah menumbuhkan minat bakat peserta didik terhadap seni dan kebudayaan, menjalin kerjasama pihak sekolah dan seniman serta melindungi dan mengembangkan seni budaya dan membentuk karakter sifat kreatif dan inovatif peserta didik,” jelas Nursina.

Sementara itu, Asisten 1 bidang pemerintahan, Ramlie Shalawat mengapresiasi dan memberikan penghargaan pada kegiatan GSMS di Kabupaten Mateng yang berjalan dengan baik dan sukses.

“Selaku pemerintah, sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, Kami berharap pelaku seni, pecinta seni ataupun pembina seni untuk terus mendukung program semacam ini,” tutur Ramlie saat dikonfirmasi usai kegiatan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), H. Busdir menyampaikan kegiatan GSMS merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang diluncurkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan. Menurutnya, kegiatan ini sangat memberikan dampak positif terhadap daerah.

“Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi daerah khususnya bagi peserta didik guna menumbuhkan minat dan bakat dalam bidang seni. Khususnya bagaimana menanamkan sejak dini kepada peserta didik untuk melestarikan kebudayaan,” ungkapnya. (SA/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *