Mamuju, 8enam.com.-Tahapan pengisian kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat sisa masa jabatan 2025–2030 kini resmi bergulir ke tahapan krusial. Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DPRD Provinsi Sulawesi Barat secara resmi telah menerima berkas pendaftaran dari dua bakal calon Wagub, Jumat (6/11/2026).
Proses penyerahan dokumen kelengkapan dilaksanakan dalam dua gelombang bertempat di Ruang Sekretariat Panlih Wagub, Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Penyerahan pertama berlangsung pukul 10.00 WITA oleh bakal calon Fatmawati Salim, disusul penyerahan kedua pukul 16.00 WITA oleh bakal calon Syamsul Samad.
Verifikasi Ketat Berkas Administrasi
Wakil Ketua DPRD Sulbar sekaligus Wakil Ketua Panlih, St. Suraidah Suhardi, menjelaskan bahwa setelah penerimaan dokumen ini, pihak Panlih bergerak cepat melakukan pemeriksaan ketat serta verifikasi keabsahan berkas selama dua hari penuh.
”Pagi hari kami telah menerima pendaftaran Ibu Fatmawati dan sore harinya Bapak Syamsul Samad. Langkah selanjutnya adalah verifikasi administrasi. Kami menjadwalkan waktu dua hari untuk memeriksa secara cermat kelengkapan dan kesesuaian seluruh persyaratan yang diajukan,” terang Suraidah.
Hadir mendampingi dalam penerimaan berkas tersebut anggota Panlih DPRD Sulbar Jumiati A. Mahmud dan Andi Muhammar Qadafi Abidin, Sekretaris DPRD Sulbar Arianto AP, beserta jajaran pejabat struktural dan staf Sekretariat DPRD Sulbar.
Garansi Pemilihan Tertib, Transparan, dan Sesuai Aturan
Suraidah menambahkan, DPRD Sulbar berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya proses demokrasi legislatif ini secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi perundang-undangan yang berlaku.
”Pada prinsipnya, DPRD Sulbar siap melaksanakan seluruh tahapan pemilihan calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat secara tertib, adil, dan taat aturan,” tegasnya.
Penyelenggaraan tahapan yang tepat waktu ini menjadi bukti nyata keseriusan DPRD Sulbar dalam menjaga keberlanjutan stabilitas politik dan kelancaran roda pemerintahan daerah. Terisinya posisi Wakil Gubernur nantinya akan semakin memantapkan dan mempercepat eksekusi berbagai program prioritas Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK).
Editor : Ammar







