Mamuju, 8enam.com.-Kabar gembira bertiup kencang bagi masyarakat pedalaman Sulawesi Barat. Menghadapi keterisolasian wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka secara terbuka menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menuntaskan berbagai krisis pembangunan di kawasan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Pernyataan krusial tersebut disampaikan langsung oleh Wapres Gibran saat menghadiri puncak peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK) di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Senin (2/11/2026).
Buka-Bukaan Pertemuan Rahasia di Istana Wapres
Di hadapan ribuan warga dan tokoh agama yang hadir, Gibran membocorkan bahwa pertemuannya dengan masyarakat Kalumpang sebenarnya sudah diawali sejak 20 Oktober 2026 lalu di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Kala itu, ketua panitia bersama rombongan pendeta bertandang langsung menyetorkan daftar panjang “dosa ketertinggalan” pembangunan di daerah mereka.
”Ada beberapa hal yang disampaikan, terkait infrastruktur, terkait layanan kesehatan, sekolah, jaringan telekomunikasi. Tadi juga beberapa sudah disampaikan Pak Gubernur,” ungkap Wapres Gibran.
Minta Maaf Hingga Janji Pepet Gubernur dan Bupati
Merespons jeritan warga pedalaman serta desakan blak-blakan dari Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), Wapres Gibran menyampaikan permohonan maaf sekaligus berjanji bakal memperketat koordinasi dengan pemerintah daerah demi mengeksekusi proyek prioritas.
”Ini mohon maaf sekali, ke depan saya akan lebih intens lagi berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pak Gubernur, Ibu Bupati,” tegasnya.
Gibran menekankan bahwa penanganan kawasan 3T di Sulawesi Barat akan dilakukan secara bertahap melalui penentuan skala prioritas dengan tetap mengalkulasi kekuatan fiskal daerah dan pusat.
”Kita ingin permasalahan-permasalahan di area 3T ini bisa terselesaikan. Kita akan komunikasi terus dan memberikan skala prioritas,” pungkas Wapres, memberi sinyal hijau perbaikan jalan, sekolah, hingga sinyal internet di Kalumpang bakal segera terealisasi.
Editor : Ammar







