Example 300250
DaerahMamuju

Era Titipan Resmi Berakhir! Pemprov Sulbar Profiling 1.800 ASN, Sekda Tegaskan Jabatan Cuma Buat yang Berkinerja & Berkompetensi

×

Era Titipan Resmi Berakhir! Pemprov Sulbar Profiling 1.800 ASN, Sekda Tegaskan Jabatan Cuma Buat yang Berkinerja & Berkompetensi

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sistem promosi dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) kini memasuki babak baru yang ketat dan transparan. Praktik penunjukan jabatan berbasis “kedekatan” dipastikan bakal tergeser oleh sistem Merit dan Manajemen Talenta berbasis data kompetensi otentik.

​Keseriusan perombakan birokrasi ini ditunjukkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, saat memimpin Pra Ekspose Pembangunan Manajemen Talenta ASN via Zoom Meeting dari Ruang Sekprov, Selasa (3/11/2026).

​Langkah berani ini menjadi bagian integral untuk mendukung visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera 2025–2029, sekaligus mengawal program Panca Daya ketiga (SDM Unggul) dan Panca Daya kelima (Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel) besutan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK).

​Gandeng BKN, 1.800 ASN Siap Masuk “Mesin Profiling”

​Di hadapan Kepala BKPSDM Sulbar Herdin Ismail beserta jajaran, Sekda Junda membeberkan bahwa Pemprov Sulbar saat ini menaungi 10.987 ASN (5.099 PNS, 1.756 PPPK, dan 4.132 P3W). Dari total tersebut, porsi terbesar berada di jabatan pelaksana sebanyak 4.937 orang (44,9 persen), disusul fungsional guru (4.193 orang), teknis (766 orang), kesehatan (625 orang), dan struktural (466 orang).

​Guna memetakan potensi tersembunyi sekaligus menutup celah data yang belum diperbarui, Pemprov Sulbar bakal menerjunkan 1.800 ASN untuk mengikuti profiling massal bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

​”Kita akan mengikutkan pada kegiatan profiling. Mudah-mudahan berkat dukungan dari BKN yang sudah kita rencanakan, akan melakukan profiling lagi kepada 1.800 ASN. Ini tentunya akan sangat membantu dalam memperbaiki data masing-masing ASN,” terang Junda Maulana.

​Bongkar Kursi Kosong: Dari Kursi Inspektur Hingga Kabid

​Pemetaan talenta ini menjadi sangat mendesak menyusul banyaknya posisi strategis Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Administrator (Eselon III) yang saat ini kosong akibat pensiun maupun mutasi.

​Beberapa posisi vital yang sedang menanti pengisian pejabat definitif antara lain:

  • ​Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang)
  • ​Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
  • ​Inspektur Provinsi Sulbar
  • ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)
  • ​Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dinas Kesehatan)
  • ​Kabid Perlindungan Perkebunan (Dinas Perkebunan)

​Siapkan Sistem Reward & Punishment, Suksesor Lewat Seleksi Ketat

​Tidak cuma soal pengisian jabatan, Pemprov Sulbar juga tengah merancang regulasi ketat terkait skema reward and punishment. ASN berprestasi bakal diganjar penghargaan dan kepastian jalur karier, sementara ASN yang loyo atau melanggar aturan siap-siap menerima sanksi tegas.

​Untuk mengisi kursi-kursi kosong tersebut, tim manajemen talenta akan menyusun daftar kandidat suksesor melalui tahapan uji kelayakan yang transparan: mulai dari rekam jejak, uji kompetensi, penyusunan policy brief (makalah kebijakan), presentasi, hingga wawancara mendalam.

​Lewat gebrakan Manajemen Talenta ini, Pemprov Sulbar mematok target besar lahirnya aparatur birokrasi yang super profesional, adaptif, dan benar-benar teruji untuk mengakselerasi pelayanan publik bagi masyarakat Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *