Mumuju, 8enam.com.-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat koordinasi dengan BPBD Kabupaten Polewali Mandar guna mematangkan persiapan gladi kesiapsiagaan bencana. Melalui pertemuan daring yang dipusatkan di ruang Pusdalops BPBD Sulbar, Selasa (28/04/2026), kedua instansi melakukan sinkronisasi teknis untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.
Persiapan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menempatkan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana sebagai prioritas pelayanan dasar bagi masyarakat.
Fokus pada Skenario dan Personel
Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulbar, Ulfian, membahas secara mendalam detail pelaksanaan gladi yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026 di Kabupaten Polewali Mandar.
Beberapa poin krusial yang diselaraskan meliputi:
- Skenario Simulasi: Penyesuaian jenis ancaman bencana dengan karakteristik wilayah Polman.
- Kesiapan Personel: Pembagian peran antarinstansi agar tindakan penyelamatan berjalan teratur.
- Dukungan Peralatan: Memastikan seluruh sarana prasarana penunjang dalam kondisi siap pakai.
Kesiapsiagaan Sebagai Kunci Penanggulangan
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa latihan simulasi seperti ini sangat vital untuk menguji ketangkasan petugas dan sistem koordinasi. Menurutnya, kesiapsiagaan yang matang dapat meminimalisir risiko dampak jika terjadi bencana sesungguhnya.
“Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam penanggulangan bencana. Seluruh jajaran diharapkan terus memperkuat koordinasi dan tidak lengah dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing,” tegas Yasir Fattah.
Meningkatkan Sinergi Antarwilayah
Melalui gladi ini, BPBD Sulbar ingin memastikan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten berjalan tanpa hambatan. Dengan kapasitas SDM yang terlatih dan prosedur yang teruji, diharapkan Sulawesi Barat memiliki ketahanan yang lebih kuat dalam menghadapi situasi darurat.
Gladi kesiapsiagaan di Polewali Mandar diharapkan menjadi parameter keberhasilan kolaborasi penanggulangan bencana di tingkat daerah, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat di Bumi Manakarra.
Editor: Ammar







