Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / Berdalih Menjual Perlengkapan Olahraga, AR Pengedar Sabu Di Mateng Diciduk Polisi

Berdalih Menjual Perlengkapan Olahraga, AR Pengedar Sabu Di Mateng Diciduk Polisi

Mamuju, 8enam.com.-Sepintar-pintarnya tupai melompat, pasti bisa jatuh juga. Kata-kata ini pantas dialamatkan kepada AR (24) warga Dusun Talongngallo Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang mencoba mengelabui petugas dengan dalih menjual perlengkapan olahraga nyambi mengedarkan sabu akhirnya tak berkutik setelah akal bulusnya ditahu oleh Polisi.

Penangkapan AR berkat kerjasama Polsek Tobadak dengan Tim Python Polres “Metro” Mamuju, Sabtu (23/2/2019).

Selain mengamankan AR, Polisi juga memgamankan R (22) warga jalan pengayoman Kabupaten Mamuju dengan kasus yang sama.

Dalam keterangan Persnya, Rabu (27/2/2019), Kasatres Narkoba Polres Mamuju, IPTU Priyanto mengatakan tim Python gabungan Polsek tobadak berhasil mengamankan 1 orang pelaku penyalagunaan narkotika di Kabupaten Mateng, Polisi juga berhasil mengamankan R warga jalan Pengayoman Mamuju.

“Kedua pelaku diamankan bersama dengan Barang Bukti (BB) berupa 15 sachet kristal yang diduga sabu, satu buah timbangan digital, 2 pack sachet kosong, 3 buah Handphone dan uang tunai pecahan 50 ribu dan 100 ribu sebanyak Rp 1,9 juta.

Lanjutnya, dari pengakuan pelaku bahwa pelakh telah menjual dan mengedarkan narkoba jenis sabu sejak bulan November tahun lalu.

“Pelaku AR mengedarkan sabu di sekitar wilayah Mateng, disamarkan dengan cara menjual alat-alat olahraga,” ungkap Priyanto.

Priyanto juga menuturkan, dalam mengedarkan sabu, pelaku AR menyortirnya menjadi paketan sachet kecil dengan harga 300 ribu persachet dan dalam mengedarkan plaku AR dibantu oleh pelaku R.

“Dimana pelaku R diberikan sabu secara gratis karena telah membantu pelaku AR dalam mengedarkan sabu,” tutur Priyanto.

Lanjut Priyanto, pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari pelaku dengan inisial U yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku AR memperoleh sabu dari perantara temannya U (DPO) yang berdomisili di Tobadak. Dimana palaku U memesan sabu dari Sidrap dan dikirim melalui supir angkutan provinsi,” ujar Priyanto.

Selain pelaku U yang masuk dalam daftar DPO, tim Python juga mengejar pemilik sabu dengan inisalial W yang ditempati palaku U memesan barang haram tersebut.

Para pelaku disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Akibat perbuatan pelaku di ancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dan saat ini kedua pelaku diamankan di Polres “Metro” Mamuju,” terang IPTU Priyanto. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *