Mamuju, 8enam.com.-Ada pergerakan menarik di balik upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat. Tak ingin terjebak dalam rutinitas birokrasi yang itu-itu saja, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar secara khusus memboyong rombongannya menyambangi RSUD Provinsi Sulbar pada Senin (3/8/2026).
Kedatangan tim DKPPKB Sulbar bukan untuk melakukan sidak, melainkan menggelar agenda Sharing Benchmarking BerAKHLAK. Mereka turun langsung untuk membedah rahasia sukses di balik salah satu inovasi pelayanan medis unggulan milik RSUD Sulbar.
Lantas, inovasi apa yang berhasil memikat perhatian Dinas Kesehatan?
Mengenal Inovasi ‘MALABBI’: Benteng Keselamatan Ibu dan Bayi
Dalam pertemuannya bersama Tim Inovasi dan Agen Perubahan RSUD Sulbar, fokus pembahasan tertuju pada program bernama MALABBI (Manajemen Layanan Ibu dan Bayi Wujudkan Ibu dan Bayi Selamat).
Inovasi ini lahir sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan akan penanganan kesehatan ibu dan anak yang serba terintegrasi, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien. Lewat MALABBI, RSUD Sulbar berhasil memangkas proses penanganan medis yang rumit menjadi jauh lebih cepat dan tepat sasaran.
Gebrakan inilah yang coba dipelajari dan direplikasi oleh DKPPKB Sulbar untuk diterapkan di berbagai unit pelayanan kesehatan lainnya.
Wujudkan Budaya ASN BerAKHLAK lewat Aksi Nyata
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK)—khususnya poin Berorientasi Pelayanan, Adaptif, dan Kolaboratif—tidak boleh cuma berhenti sebagai jargon di atas kertas.
”Budaya BerAKHLAK harus diwujudkan melalui aksi nyata, salah satunya dengan belajar dari best practice perangkat daerah lain. Inovasi seperti MALABBI menjadi inspirasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” tegas dr. Nursyamsi.
Sokong Panca Daya Gubernur Suhardi Duka
Langkah responsif DKPPKB Sulbar ini merupakan bagian dari akselerasi Panca Daya ke-3 Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu membangun SDM yang unggul dan berkarakter melalui tata kelola pemerintahan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan adanya benchmarking ini, DKPPKB Sulbar optimistis semangat berinovasi akan makin menular ke seluruh jajaran dinas, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang makin ramah, sigap, dan berdampak nyata bagi seluruh warga Sulawesi Barat.
Editor : Ammar







