Example 300250
DaerahMamuju

Pulang dari Jakarta Bawa Misi Penting, Gubernur Sulbar Mendadak Inspeksi Virtual Seluruh ASN! Ada Apa?

×

Pulang dari Jakarta Bawa Misi Penting, Gubernur Sulbar Mendadak Inspeksi Virtual Seluruh ASN! Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Ada pemandangan tak biasa di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada Senin (3/8/2026) pagi. Usai menyelesaikan agenda penting bersama sejuta menteri di Jakarta, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, langsung memimpin Apel Virtual Gabungan yang diikuti seluruh OPD, UPTD, hingga sekolah SMA/SMK se-Sulbar.

​Tak sekadar memberi arahan biasa, Gubernur bersama Sekretaris Daerah Junda Maulana secara mendadak melakukan inspeksi virtual untuk mengecek langsung tingkat kedisiplinan dan kesiapan aparatur di tiap instansi.

​Lantas, pesan krusial apa yang dibawa Gubernur dari Jakarta hingga jajaran dinas langsung berbenah?

​’Oleh-Oleh’ Strategis Jakarta & Instruksi Ketat ASN

​Dalam arahannya, Suhardi Duka membeberkan bahwa pertemuannya dengan jajaran menteri di pusat adalah untuk mengunci sinergi program-program strategis daerah. Langkah ini sejalan dengan arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat pilar ekonomi masyarakat, BUMN, koperasi, hingga UMKM.

​Namun, untuk mengeksekusi semua program besar itu, Gubernur menegaskan bahwa ASN Sulbar harus bersih dari kata “lembek” atau lalai.

​”Disiplin dan loyalitas ASN adalah kunci. Kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada integritas dalam menjalankan tugas. Para pimpinan OPD juga harus ekstra hati-hati dan cermat dalam mengambil setiap kebijakan,” tegas Suhardi Duka.

 

​DKP Sulbar Langsung Ambil Langkah Cepat

​Peringatan tegas Gubernur tersebut langsung direspons cepat oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar. Usai menyimak apel dari Aula DKP, Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM, mendadak menggelar rapat evaluasi internal bersama para kepala bidang dan staf.

​Safaruddin menekankan bahwa instruksi Gubernur adalah harga mati yang wajib diterapkan dalam budaya kerja harian.

​Beberapa poin penegasan internal DKP Sulbar antara lain:

  • Pelayanan Tetap Optimal: Meski sejumlah pejabat administrator sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), tugas dan pelayanan publik dilimpahkan penuh ke pejabat fungsional agar tidak ada pelayanan yang mandek.
  • Persiapan HUT RI ke-81: Memastikan seluruh jajaran siap menyukseskan agenda peringatan Kemerdekaan Indonesia.
  • Penguatan Disiplin: Menjadikan profesionalisme dan loyalitas sebagai standar operasional harian.

​”Apel hari ini adalah pengingat. Disiplin dan tanggung jawab harus jadi budaya kerja. DKP Sulbar harus tetap solid dan memastikan setiap pelayanan masyarakat berjalan tanpa celah,” ujar Safaruddin.

​Inspeksi mendadak secara virtual ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh instansi di Sulawesi Barat bahwa Pemprov kini tak main-main dalam meningkatkan standar pelayanan publik dan kedisiplinan birokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *