Sabtu , Oktober 24 2020
Home / Daerah / Barcode Baznas Mamuju Tengah Resmi Diluncurkan

Barcode Baznas Mamuju Tengah Resmi Diluncurkan

Mateng, 8enam.com.-Barcode Baznas Mamuju Tengah resmi diluncurkan. Selain bercode Baznas, Sekkab Mateng juga Melaunching Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Penyerahan Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) untuk Muzakki.

Kegiatan tersebut berlangsung diaula kantor Bupati Mamuju Tengah, Rabu (23/9/2020).

Pada kesempatan tersebut Ketua Baznas Mateng, Hamsah menyampaikan, hari ini Baznas Mateng melaksanakan kegiatan Launching Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Penyerahan Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) untuk Muzakki dan Peluncuran Barcode Baznas Mamuju Tengah.

Dia katakan, kegitan ini adalah kegiatan yang berkesinambungan dari program kerja Baznas, pada hari ini Baznas akan menyerahan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak lima ratus, In Shaa Allah ini akan sampai pada seribu orang, namun untuk tahap pertama ini sebanyak lima ratus orang yang terdiri dari para pekerja yang rentan, Imam, Penyuluh Agama, dan Lain sebagainya yang ada di Mamuju tengah.

“Kami dalam hal ini dalam membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan itu tidak memakai dana zakat, tetapi kami memakai dana infaq seribu rupiah sebagai inovasi andalan Baznas Mateng,” terang Hamsah.

Untuk itu lanjutnya, ditahun 2020 dari gerakan infaq seribu rupiah uang recehan yang tersimpan bagi saudara-saudara kita, In Shaa Allah uang seribu rupiah tersebut Baznas Mateng mampu memberdayakannya.

“Untuk Kartu NPWZ yang kita juga akan serahkan hari ini mudah-mudahan kita semua akan sadar akan Infaq, Sedekah dan Zakat, selain itu kita juga menawarkan kepemda mateng bagi kontraktor proyek agar memiliki kartu NPWZ,” Pintanya.

“Hari ini Kami juga luncurkan Barcode yang dikerjasamakan dengan Bank Sulselbar. Dengan program ini, biar kita berada dimana saja asal kita punya HP Android biar seribu rupiah bisa lewat barcode tersebut apalagi zakat,” sambungnya.

Sementara itu, Sekkab Mateng H. Askary Anwar menyampaikan atas nama pemerintah derah Kabupaten mamuju tengah mengapresiasi dan mengucapkan terimah kasih kepada Baznas yang telah banyak melakukan Inovasi-inovasi untuk masyarakat.

“Pemerintah daerah akan senantiasa memback up seluruh kegiatan yang berbau sosial keagamaan, untuk meningkatkan kesejahteraan madyarakat diseluruh wilayah Kabupaten Mateng,” ujar Askary.

“Jika Baznas mateng menargetkan 500 sampai Seribu BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi masyakat kita yag rentan akan resiko pekerjaan, dan In Shaa Allah seribu targetnya, maka saya tantang Baznas Mateng untuk meningkatkan jumlah tersebut In Shaa Allah Pemda bisa membackup lebih dari seribu,” ungkap Askary.

Askary katakan, Baznas Mateng telah banyak melakukan program inovasi, Pemda sudah melakukan kerjasama dengan Baznas untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk dibagunkan rumah dan yang lainnya. Dan semua ini bukan menggunakan dana APBD, tetapi ini menggunaka infaq dari para dermawan yang ada di Kabupaten mamuju Tengah.

“Inilah adalah satu keberhasilan pemerintah yang menjalin sinergitas dengan lembaga non pemerintah seperti misalnya Baznas, BPJS Ketenagakerjaan, Bank, menciptakan sebuah program kemandirian,” ucapnya.

Lanjutnya, Bagi kontraktor yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) mulai tahun ini tidak boleh dicairkan anggarannya, (ini akan dibicarakan secara tehnis nantinya).

“Sudah saatnya kita bekerja dan beribadah, ini semua kita lakukan untuk masyarakat kita khususnya di Mamuju Tengah,” pungkasnya. (SN/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *