Mamuju, 8enam.com.-Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan kabar miris yang menimpa para siswa SMAN 1 Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu. Keterbatasan sarana membuat para murid terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar dengan kondisi melantai tanpa meja dan kursi.
Tak tinggal diam, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) langsung mengambil langkah cepat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar merespons insiden ini dengan memanggil Kepala SMAN 1 Bulutaba, Sumardi, guna memastikan solusi nyata segera dieksekusi demi kenyamanan siswa.
Langkah tegas ini diambil sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
Kepala Sekolah Buka Suara: Sudah Bertahan 2-3 Tahun
Dalam pertemuan tersebut, Sumardi membenarkan kondisi darurat mebel yang dialami sekolahnya. Ia mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah mencoba bertahan dan mengantisipasi masalah ini dalam beberapa tahun terakhir.
“Memang kenyataan di sekolah itu ada kekurangan kursi. Sudah dua sampai three tahun terakhir ini kita antisipasi. Tahun anggaran 2026 ini sebenarnya sudah masuk perencanaan, mungkin realisasinya dalam waktu dekat,” beber Sumardi.
Ia pun menegaskan komitmennya agar peristiwa siswa belajar di lantai tidak akan berlarut-larut. “Intinya sekolah tetap usahakan tahun ini, sudah tidak ada lagi yang melantai,” tegasnya.
Pemprov Intervensi 2 Rombel, Muncul ‘Hamba Allah’ Sumbang 150 Set Mebel!
Kepala Bidang SMA Disdikbud Sulbar, Imran, menjelaskan bahwa Pemprov Sulbar siap menyalurkan bantuan mebel secara bertahap tahun ini. Meski diterpa keterbatasan anggaran daerah, Pemprov menggaransi pengadaan prioritas untuk dua rombongan belajar (rombel).
Menariknya, di tengah upaya pemerintah daerah, muncul kabar mengejutkan terkait hadirnya sosok dermawan misterius yang ikut tergerak membantu.
“Insyaallah tahun ini Pemprov berikan bantuan untuk dua rombel. Menariknya, sudah ada pesan masuk dari pihak yang belum mau disebutkan namanya, berniat menyumbangkan 150 set kursi dan meja untuk SMAN 1 Bulutaba. Barangnya sudah dipesan,” ungkap Imran.
Jika akumulasi bantuan dari Pemprov, sumbangan sosok misterius tersebut, hingga alokasi Dana BOS (berupa puluhan kursi plastik dan kursi lipat) digabungkan, maka kebutuhan sarana belajar di SMAN 1 Bulutaba dipastikan tuntas secara bertahap dalam waktu dekat.
Editor : Ammar







