Example 300250
DaerahMamuju

Senjata Baru Sulbar Melawan Masalah Sosial : 401 Ribu Data Individu ‘By Name By Address’ Resmi Diserahkan!

×

Senjata Baru Sulbar Melawan Masalah Sosial : 401 Ribu Data Individu ‘By Name By Address’ Resmi Diserahkan!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menuntaskan deretan masalah sosial mendasar memasuki babak baru yang makin presisi. Pemprov Sulbar resmi mengantongi database mikro mencakup 401.428 data individu dari Sistem Informasi Keluarga (SIGA) milik Perwakilan BKKBN Sulbar demi mempertajam eksekusi program unggulan PASTIPADU.

​Kepastian ini ditandai lewat penandatanganan Berita Acara Serah Terima Data antara Kepala Bapperida Sulbar Amujib dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar Wahidah di Kantor Perwakilan BKKBN Sulbar, Senin (5/10/2026).

​Amunisi data raksasa berbasis by name by address (BNBA) ini bakal difokuskan untuk mengakselerasi penanganan empat isu krusial yang saling berkelindan di Sulawesi Barat: Penanganan dan Anticipasi Stunting, Tak sekolah (Anak Tidak Sekolah), Intervensi kemiskinan, serta Perkawinan usia Anak yang Ditangani secara Untuk/Terpadu (PASTIPADU).

​”Data SIGA by name by address ini menjadi fondasi vital bagi Bapperida dalam menyusun perencanaan, penajaman sasaran intervensi, pemantauan, hingga evaluasi program PASTIPADU secara terpadu,” ujar Kepala Bapperida Sulbar, Amujib.

​Melalui dataset detail tersebut, Pemprov Sulbar tak lagi meraba-raba peta masalah sosial. Variabel data yang diterima terbilang sangat rinci, meliputi:

Profil Kesejahteraan & Kependudukan: Identitas individu, kondisi rumah, hingga sanitasi lingkungan.

Kelompok Rentan: Pemetaan spesifik balita, ibu hamil, lansia, serta cakupan keikutsertaan Keluarga Berencana (KB).

Anak Tidak Sekolah (ATS): Data akurat anak usia 7–21 tahun yang putus sekolah.

​Memegang ratusan ribu data sensitif warga, Amujib menegaskan komitmen tinggi terkait perlindungan data pribadi sesuai regulasi yang berlaku.

​”Kami berkomitmen penuh menjaga keamanan dan kerahasiaan data ini. Pemanfaatannya dipastikan ketat hanya untuk kepentingan perencanaan dan percepatan penanganan PASTIPADU,” tegasnya.

​Lewat integrasi data mikro ini, intervensi anggaran dan program Pemprov Sulbar dipastikan bakal langsung menyasar alamat serta nama warga yang benar-benar membutuhkan, mewujudkan pembangunan SDM Sulbar yang unggul dan tepat sasaran.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *