Example 300250
DaerahKesehatanMamuju

Manajemen RSUD Sulbar Mendadak Sisir Kamar Rawat Inap, Ika Susanti Sahida Warning Keras SOP Pelayanan!

×

Manajemen RSUD Sulbar Mendadak Sisir Kamar Rawat Inap, Ika Susanti Sahida Warning Keras SOP Pelayanan!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Demi memastikan kenyamanan pasien dan menjaga agar standar operasional tidak melorot, Bidang Pelayanan RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengambil tindakan agresif. Pasukan penjamin mutu rumah sakit secara mendadak melakukan operasi penyisiran ke sejumlah unit pelayanan vital pada Rabu (8/7/2026).

​Operasi bergerak ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan, Ika Susanti Sahida, dengan menggandeng gerbong elite manajemen, mulai dari Kasubbid Pelayanan Medik, Kasubbid Keperawatan, Kepala Instalasi Rawat Inap, hingga Tim Promosi Kesehatan Rumah Sembuh (PKRS) serta Tim Sanitasi Lingkungan.

​Gempur Ruang Perawatan: Cari Kendala, Bukan Cari Muka!

​Tim gabungan ini menyisir lorong-lorong rumah sakit hingga masuk ke kamar-kamar rawat inap untuk memantau langsung kinerja para perawat dan dokter di garda terdepan. Manajemen ingin memastikan bahwa hak-hak pasien terpenuhi secara mutlak tanpa hambatan birokrasi.

​Tiga poin krusial yang diuji dan dievaluasi ketat dalam operasi supervisi ini meliputi:

  • Audit Kepatuhan SOP: Menguliti satu per satu tindakan medis apakah sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ketat demi mengunci keselamatan pasien.
  • Penyisiran Kendala Lapangan: Menyerap langsung keluhan dan hambatan yang dihadapi para tenaga kesehatan (nakes) saat menangani pasien kritis.
  • Uji Kelayakan Sanitasi: Memastikan kebersihan lingkungan dan ruang rawat inap berada dalam kondisi steril guna mencegah infeksi nosokomial.

​Gebrakan disiplin bulanan ini merupakan komitmen konkret RSUD Sulbar dalam menyokong pilar Panca Daya besutan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), khususnya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, tangguh, dan berkarakter melayani.

​”Supervisi ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap bulan. Tujuannya untuk memastikan seluruh pelayanan berjalan dengan lancar, mengetahui secara langsung kondisi di masing-masing unit, serta memberikan pembinaan agar pelayanan terus meningkat!” tegas Ika Susanti Sahida.

​Direktur RSUD: “Sarana Mewah Tak Berguna Tanpa Disiplin Nakes!”

​Direktur RSUD Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa gedung megah dan peralatan medis canggih yang dimiliki rumah sakit akan menjadi pajangan mati jika tidak dibarengi dengan etos kerja nakes yang humanis dan berintegritas.

​Ia memasang status siaga dan menjadikan hasil supervisi bulanan ini sebagai bahan rapor performa berkala bagi setiap kepala instalasi.

​”Pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi oleh komitmen seluruh SDM. Karena itu, supervisi rutin menjadi langkah penting untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan mendorong perbaikan secara berkelanjutan,” ungkap dr. Musadri.

​Dengan diperketatnya pengawasan digital dan fisik secara berkala ini, RSUD Sulbar mengirimkan sinyal kuat kepada masyarakat bahwa kepuasan, rasa aman, dan kesembuhan pasien adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar lagi di Bumi Malaqbi. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *