Example 300250
DaerahMamuju

GUBERNUR SDK GEBREG PARIWISATA Dan OLAHRAGA! Gandeng BPKP, Dispoparekraf Sulbar Dikunci Sistem Pencegah Korupsi!

×

GUBERNUR SDK GEBREG PARIWISATA Dan OLAHRAGA! Gandeng BPKP, Dispoparekraf Sulbar Dikunci Sistem Pencegah Korupsi!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sektor kepemudaan, olahraga, dan pariwisata Sulawesi Barat kini tidak hanya fokus mengejar prestasi dan kunjungan wisatawan, melainkan juga dibentengi dengan sistem keamanan anggaran yang super ketat. Di bawah komando visi bersih-bersih Gubernur Suhardi Duka (SDK), celah bagi para pemburu rente kini resmi dipersempit!

​Langkah taktis ini dibuktikan oleh jajaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar yang langsung menerjunkan tim perencanaannya untuk mengikuti Asistensi Peningkatan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) dan SPIP Terintegrasi 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel Mamuju, Senin (8/6/2026).

​Dibongkar BPKP : Deteksi Dini Risiko Kecurangan!

​Kegiatan yang dibuka langsung oleh Plt Kepala Perwakilan BPKP Sulbar, Zulherizal, dan dihadiri Inspektur M. Natsir ini benar-benar menguliti strategi pencegahan korupsi hingga ke akar-akarnya.

​Tidak tanggung-tanggung, perwakilan Dispoparekraf Sulbar dicekoki materi tingkat tinggi oleh tim BPKP, mulai dari penggunaan aplikasi survei persepsi risiko integritas hingga Fraud Risk Assessment alias Penilaian Risiko Kecurangan. Sistem ini sengaja dirancang sebagai “alarm otomatis” jika ada indikasi penyelewengan program di dinas.

​”Kami mendapat banyak materi, dan tentu ini memperkuat pemahaman dalam upaya pencegahan korupsi dan penguatan sistem pengawasan internal pemerintah,” ungkap Analis Perencana Dispoparekraf Sulbar, Asmadi, usai menyerap materi ketat tersebut.

​Kepala Dinas Angkat Bicara : Komitmen Harga Mati!

​Merespons gerakan bersih-bersih ini, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, langsung memasang badan dan menyambut baik asistensi tersebut. Mantan Pj Bupati Mamuju Tengah ini menegaskan bahwa integritas adalah harga mati dalam mengeksekusi setiap anggaran pemuda dan pariwisata.

​“Keikutsertaan Dispoparekraf tentu sangat penting… Kami ingin memastikan setiap program dan kegiatan di Dispoparekraf Sulbar dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Bau Akram Dai.

​Pelayanan Efektif, Bebas Pungli

​Bau Akram optimistis, dengan terkuncinya manajemen risiko dan pengawasan internal yang berlapis dari BPKP ini, performa dinasnya akan semakin profesional dan bersih dari praktik lancung.

​Ujung dari penerapan sistem ketat ini tidak lain adalah untuk menjamin bahwa seluruh program kepemudaan, olahraga, dan pariwisata di bumi Malaqbi benar-benar mengalir seratus persen untuk kesejahteraan dan dinikmati langsung oleh masyarakat luas tanpa potongan. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *