Example 300250
DaerahPolewali Mandar

Sasar Program Makan Bergizi Gratis, Rumah Pangan Polman Sulap Rumput Laut Jadi Keripik Ekonomis!

×

Sasar Program Makan Bergizi Gratis, Rumah Pangan Polman Sulap Rumput Laut Jadi Keripik Ekonomis!

Sebarkan artikel ini

Polman, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus bergerak masif memperkuat fondasi ketahanan pangan dari sektor hilir. Melalui Dinas Pangan Daerah, Pemprov Sulbar menggelar monitoring dan evaluasi (monev) berkala terhadap pelaksanaan program inovatif Rumah Pangan B2SA di Kelurahan Takatidung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (25/5/2026).

​Agenda strategis ini digulirkan sebagai langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan potensi pangan lokal, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pola konsumsi yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

​Gerak taktis ini sejalan dengan visi besar Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang berkomitmen penuh mendongkrak ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan kelompok masyarakat yang produktif dan berkelanjutan.

Ubah Bahan Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

​Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menjelaskan bahwa esensi utama dari program Rumah Pangan B2SA ini adalah transfer pengetahuan dan keahlian (skill). Warga tidak hanya diajari cara mengonsumsi makanan sehat, tetapi juga dilatih memproduksi olahan pangan bernilai jual.

​”Kami berharap program Rumah Pangan B2SA ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan baku lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Selain mendukung pola hidup sehat keluarga, ini menjadi peluang emas untuk menambah pundi-pundi pendapatan rumah tangga,” urai Suyuti optimis.

Bidik Kerjasama Program Makan Bergizi Gratis

​Skema pembinaan sepanjang tahun anggaran 2026 ini dikupas lebih terperinci oleh Kepala Bidang Penganekaragaman, Konsumsi, dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Sulbar, Nugroho Hamid. Ia menyebutkan, intervensi pemerintah dilakukan secara bertahap, mulai dari sosialisasi pola konsumsi B2SA sebanyak dua kali, bimbingan teknis sebanyak tiga kali, hingga fase uji produksi pangan olahan.

​Menariknya, komoditas laut unggulan Polman dipilih menjadi aktor utama dalam fase uji coba produksi kali ini.

​”Produk pangan lokal kreatif yang sedang kami kembangkan dalam kegiatan ini antara lain olahan bakso ikan segar dan keripik rumput laut renyah,” ungkap Nugroho.

​Lebih jauh, Nugroho membeberkan rencana besar jangka panjang terkait pemasaran produk binaan warga Takatidung ini. Dinas Pangan Sulbar tengah menjajaki peluang kemitraan strategis dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini dibidik agar produk olahan lokal warga bisa ikut menyuplai kebutuhan nasional dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Melalui monev ketat ini, Pemprov Sulbar berharap kelompok emak-emak dan masyarakat di Kelurahan Takatidung dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri, produktif, dan lihai menangkap peluang pasar lewat kekayaan pangan lokal daerah. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *