Mamuju, 8enam.com.-Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus bergerak masif dalam mengawal perbaikan gizi anak dan menekan angka stunting. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan dibukanya kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) oleh Ketua TP PKK Sulbar, Harsinah Suhardi, di SD Inpres Binanga I, Kabupaten Mamuju, Senin (25/5/2026).
Edukasi ini menyasar langsung anak-anak usia sekolah dasar untuk menanamkan kebiasaan mengonsumsi ikan sejak dini. Ikan dipilih sebagai fokus utama karena merupakan sumber makanan sehat, tinggi gizi, dan sangat krusial bagi fase tumbuh kembang anak.
Kekayaan Laut Sulbar Harus Jadi Penyelamat Gizi Anak
Dalam sambutannya, Harsinah Suhardi mengingatkan bahwa masyarakat Sulawesi Barat patut bersyukur atas melimpahnya potensi maritim di daerah tersebut. Kekayaan alam ini harus dioptimalkan demi masa depan generasi penerus daerah.
“Sulawesi Barat merupakan daerah yang kaya akan hasil laut dan perikanan. Banyak jenis ikan yang dapat kita temukan seperti bandeng, cakalang, layang, tuna, dan berbagai jenis ikan lainnya,” ujar Harsinah Suhardi.
Harsinah menguraikan, ikan adalah makanan ajaib (superfood) yang kaya akan protein, vitamin, mineral, serta asam lemak omega-3. Kandungan inilah yang menjadi motor penggerak pertumbuhan otot, tulang, sekaligus pelindung kesehatan tubuh anak.
“Ikan sangat baik untuk perkembangan otak sehingga membantu anak menjadi lebih cerdas, mudah berkonsentrasi saat belajar, dan memiliki daya ingat yang lebih baik,” urainya meyakinkan para siswa.
Senjata Ampuh Cegah Stunting Melalui Menu Kreatif
Lebih jauh, Harsinah menekankan bahwa rutin mengonsumsi ikan adalah salah satu langkah preventif paling ampuh dalam memutus mata rantai stunting di Sulawesi Barat. Stunting, yang dipicu oleh kekurangan gizi kronis, dapat menghambat potensi terbaik anak di masa depan.
Agar anak-anak tidak jenuh dengan menu ikan yang itu-itu saja, Ketua TP PKK Sulbar memberikan tips kreatif bagi para orang tua dan guru. Ia menyebut ikan sangat fleksibel untuk diolah menjadi jajanan kekinian yang disukai anak-anak.
”Ikan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan menarik seperti bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, hingga sup ikan hangat. Dengan variasi ini, anak-anak tidak akan mudah bosan,” cetusnya.
Ajakan Hidup Sehat: “Anak Indonesia Sehat, Kuat, dan Cerdas!”
Di akhir arahannya, Harsinah Suhardi menyelipkan pesan agar anak-anak Sulbar tidak hanya gemar makan ikan, tetapi juga mengimbanginya dengan pola hidup sehat lainnya. Di antaranya rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan air putih, serta membatasi konsumsi jajanan yang kurang sehat.
“Dengan tubuh yang sehat dan gizi yang baik, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi Sulawesi Barat yang kuat, cerdas, aktif, dan menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, serta daerah kita,” pungkas Harsinah.
Acara yang berlangsung ceria dan interaktif tersebut ditutup dengan gaungan yel-yel penuh semangat dari ratusan siswa: “Gemar Makan Ikan, Anak Indonesia Sehat, Kuat, dan Cerdas!”. (Rls)
Editor : Ammar







