Example 300250
DaerahMamuju

Tutup Pelatihan 300 UMKM, Gubernur Suhardi Duka Targetkan Kontribusi Sektor Usaha ke PDRB Capai 25 Persen

×

Tutup Pelatihan 300 UMKM, Gubernur Suhardi Duka Targetkan Kontribusi Sektor Usaha ke PDRB Capai 25 Persen

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi menutup rangkaian Pelatihan UMKM hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Bank BTN Cabang Mamuju. Bertempat di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur, Rabu (22/04/2026), sebanyak 300 pelaku usaha dari enam kabupaten se-Sulbar dibekali strategi untuk naik kelas dan lebih kompetitif.

​Pelatihan ini menjadi langkah konkret Pemprov Sulbar dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pemberdayaan sektor riil.

Integritas dan Daya Juang: Kunci Pengusaha Sukses

​Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memberikan motivasi mendalam bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa modal utama seorang pengusaha bukan hanya finansial, melainkan karakter dan kepercayaan pelanggan.

​“Seorang pengusaha harus konsisten, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan. Selain itu, semangat juang menjadi kunci utama. Jangan mudah menyerah saat menghadapi tantangan usaha,” pesan SDK di hadapan ratusan pelaku UMKM.

Mendorong Hilirisasi Komoditas Lokal

​Gubernur SDK menargetkan sektor UMKM mampu menjadi motor penggerak utama ekonomi Sulawesi Barat dengan kontribusi minimal 25 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Untuk mencapai itu, ia mendorong para pelaku usaha lebih jeli memanfaatkan kekayaan alam daerah, seperti pisang dan kakao, agar memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan (hilirisasi).

​“Sulawesi Barat memiliki sumber daya yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar memiliki daya saing di pasar. Jangan hanya menjual bahan mentah, tapi jual produk olahan yang bernilai tinggi,” ujarnya.

Kemudahan Izin dan Akses Permodalan

​Guna mendukung ekosistem usaha yang sehat, Gubernur meminta pemerintah kabupaten untuk mempermudah proses perizinan dan tidak membebani pelaku usaha kecil dengan pungutan pajak yang memberatkan. Ia juga mengingatkan adanya peluang akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp500 juta yang dapat dimanfaatkan untuk ekspansi usaha.

​Meski mendorong pertumbuhan usaha, SDK tetap mengingatkan para pelaku UMKM untuk menjaga ketertiban umum, seperti tidak berjualan di bahu jalan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.

​Melalui sinergi antara Pemprov Sulbar dan perbankan, pelatihan ini diharapkan melahirkan pengusaha-pengusaha baru yang tangguh dan mampu membawa produk lokal Sulawesi Barat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *