Mamuju, 8enam.com.-RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus memperketat pengawasan mutu layanan guna memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan medis standar tertinggi. Bidang Pelayanan RSUD Sulbar menggelar supervisi menyeluruh terhadap pelayanan keperawatan dan medik di berbagai unit vital, mulai dari ruang rawat inap, rawat jalan, hingga Unit Perawatan Intensif (ICU), Kamis (26/3/2026).
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari program Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menitikberatkan pada pembangunan SDM unggul melalui pelayanan dasar kesehatan yang berkualitas dan akuntabel.
Audit Langsung di Garda Terdepan Layanan
Supervisi dilakukan secara komprehensif oleh Tim Bidang Keperawatan melalui metode observasi lapangan, wawancara mendalam, hingga telaah dokumentasi rekam medis. Fokus utama pemeriksaan meliputi kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), penerapan patient safety (keselamatan pasien), serta efektivitas koordinasi antar-tenaga kesehatan.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan bahwa supervisi ini adalah instrumen kunci dalam menjaga marwah rumah sakit sebagai pusat rujukan utama di Sulbar.
”Kami ingin memastikan seluruh pelayanan medik berjalan presisi dan mengutamakan keselamatan pasien. Supervisi ini bukan sekadar pemeriksaan, tapi upaya kami mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan agar pelayanan semakin optimal dan responsif,” ujar dr. Musadri.
Evaluasi Ruang Intensif dan Rawat Inap
Dalam tinjauan di ruang ICU, tim memberikan perhatian khusus pada kesiapsiagaan perawat dalam menangani pasien kritis. Sementara di unit rawat jalan dan poliklinik, evaluasi difokuskan pada kelancaran alur pelayanan agar masyarakat mendapatkan kepastian waktu dan kenyamanan.
Kepala Bidang Pelayanan, Ika Susanti Sahida, menambahkan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan. “Hasil supervisi menunjukkan pelayanan sudah berjalan sesuai standar, namun kami tetap memberikan rekomendasi perbaikan, terutama pada optimalisasi dokumentasi keperawatan dan pemerataan tenaga perawat di setiap unit agar beban kerja tetap proporsional,” jelas Ika.
Komitmen Peningkatan Berkelanjutan
Sebagai tindak lanjut, RSUD Sulbar akan melaksanakan pelatihan berkelanjutan bagi perawat dan memperkuat sistem logistik kesehatan secara berkala. RSUD Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen menjadikan supervisi rutin ini sebagai budaya kerja untuk menjamin layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Rls)







