Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / Wisata Pantai Dato Harus Punya Daya Tarik, AST : Setelah Dilantik Menjadi Bupati Majene, Kawasan Obyek Wisata Pantai Dato’ Dimasukkan Salah Satu Program Prioritas

Wisata Pantai Dato Harus Punya Daya Tarik, AST : Setelah Dilantik Menjadi Bupati Majene, Kawasan Obyek Wisata Pantai Dato’ Dimasukkan Salah Satu Program Prioritas

Majene, 8enam.com.-Pesona wisata Pantai Dato membuat Bupati Majene terpilih Andi Achmad Sukri Tammalele, merasa takjub melihat potensi wisata pantai Dato’ yang berada di Lingkungan Leppe, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur atau sekitar dua kilometer dari pusat kota Majene.

Potensi wisata pantai Dato’ ini sangat unik dari tempat wisata terkenal yang ada di tanah air seperti pantai Bali, Mataram maupun obyek wisata Tanjung Bunga di Makassar.

Karena itu kata AST sapaan akrab Andi Achmad Sukri Tammalele, dirinya terobsesi untuk mendorong kawasan wisata pantai Dato’ segera dilakukan penataan ulang dengan menyiapkan segala fasilitas yang dapat memanjakan setiap wisatawan lokal, nusantara maupun pelancong wisata asing yang datang ke daerah ini.

“Pantai Dato’ ini sungguh punya keunikan luar biasa dan itu adalah anugerah dari Tuhan Allah SWT yang patut disyukuri. Karena itu, setelah dilantik menjadi bupati Majene pada medio Juni 2021 mendatang, maka kawasan obyek wisata pantai Dato’ dimasukkan salah satu program prioritas. Saya optimistis, sektor pariwisata pantai Dato’ bisa lebih unggul dan kita proyeksikan mampu go internasional,” kata AST saat meninjau kawasan wisata pantai Dato’ Majene, Minggu (3/1/2020).

AST memaparkan, kawasan wisata pantai Dato’ kelak mampu berubah status menjadi salah satu tujuan destinasi wisata di tanah air.

Untuk mewujudkan cita-cita ini kata Ast, maka pemerintah daerah melalui dinas pariwisata perlu merancang ulang pengembangan di kawasan wisata. Itu bisa kita lakukan dengan mengajak konsultan atau tim ahli untuk merancang grand desain pengembangan jangka panjang kawasan pantai Dato’ yang saat ini sudah menjadi tujuan wisatawan lokal saat musim liburan tiba.

“Kawasan wisata pantai Dato’ akan kita tata ulang dengan sistem pengelolaan secara profesional. Kita ingin konsep pengembangan kawasan wisata dilaksanakan secara benar dan bukan asal-asalan. Termasuk, kita ingin agar segala fasilitas yang dibutuhkan disiapkan untuk memanjakan mata oleh wisatawan,” urainya.

Termasuk fasilitas taman bermain bagi anak-anak harus disiapkan seperti kolam berendam, ayunan dan fasilitas lainnya. Bukan hanya itu, kawasan ini perlu kita siapkan lapak bagi pedagang industri kreatif kerajinan tangan, lapak pusat oleh-oleh khas daerah, kuliner khas daerah dan termasuk disiapkan panggung hiburan dan penginapan.

“Jika kawasan wisata pantai Dato’ memiliki fasilitas lengkap tentu lebih berkesan dimata pengunjung. Dengan begitu, obyek wisata pantai Dato’ bisa diandalkan dengan destinasi wisata yang ada di tanah air. Pengelolaan pariwisata yang baik tentu output nya bisa menjadi sumber utama penopang penambahan PAD (Pendapatan Asli Daerah) setiap tahunnya dan juga ikut berdampak sistemik terhadap tumbuhnya ekonomi masyarakat Majene,” ujar Ast yang juga mantan Sekda Majene ini.

Langkah awal yang akan dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan pariwisata pantai Dato’, maka AST selaku peraih suara mayoritas pemilih dengan raihan 65,2 persen di Pilkada, juga akan memperlebar akses infrastruktur jalan menuju kawasan obyek wisata serta menata areal parkir kendaraan roda empat dan roda dua.

“Baru saja kami jalan-jalan ke kawasan wisata pantai Dato’. Saya melihat akses jalan yang dilalui kendaraan roda empat masih sangat sempit sehingga perlu diperlebar dua meter agar akses jalan pintu masuk dan keluar menjadi enam hingga delapan meter.

Begitu juga lampu penerangan jalan menuju kawasan wisata akan kita lengkapi sehingga suasana malam hari ditaburi cahaya lampu warna warni. Keindahan cahaya lampu di malam hari tentu merangsang pengunjung merasa nyaman bertahan lama sehingga ada kesan bagi setiap pengunjung rasa-rasanya tidak afdal berwisata ke pantai Datoq jika mereka belum menginap di areal wisata ini.

Jadi kawasan wisata ini bukan hanya untuk siang hari, tetapi suasana malam hari lebih spektakuler lagi. Jika wisatawan bertahan hingga malam maka pertanyaannya berapa banyak kira-kira duit berputar di daerah kita setiap harinya,” ujar Ast sembari menikmati semilir angin yang berhembus dari arah pantai ini.

Untuk diketahui, obyek wisata Pantai Dato, punya daya tarik tersendiri dan sulit didapatkan di daerah lain. Pantai Dato’ memiliki Air yang jernih serta panorama alam bawah lautnya yang indah menjadikan tempat ini sebagai tempat favorit warga untuk berwisata bersama keluarga.

Hamparan pasir putih lembut, deretan batu karang di sepanjang garis pantai, hingga air laut berwarna kebiruan serta pepohonan yang tumbuh dari arah tebing mampu memanjakan mata oleh wisatawan.

Sepanjang garis Pantai Dato merupakan rumah bagi berbagai jenis kepiting dan kerang. Selain itu, perairan lepas pantainya pun relatif tenang.

Dengan semua kelebihan yang dimiliki, pantai ini cocok untuk segala jenis wisata pantai, seperti bermain pasir, memancing, hingga berenang.

Pemilik hobi snorkeling dan menyelam juga akan dimanjakan oleh Pantai Dato. Sebab, kondisi bawah laut pantai ini masih terjaga baik dengan terumbu karang alami.

Berbagai ikan warna-warni dan penghuni laut lainnya juga dapat dengan mudah ditemukan.

“Pantai ini masih alami dan terjaga dengan baik, sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Terutama pada hari-hari libur,” ucap Bupati Majene yang baru saja terpilih di Pilkada serentak 9 Desember tahun ini.

“Potensinya bukan saja dari destinasi alam, tetapi juga destinasi sejarah dan budaya. Dengan keunggulan ini maka pemerintah daerah perlu melakukan promosi besar-besaran agar dunia mengetahui bahwa Majene memiliki obyek wisata yang layak dikunjungi oleh wisatawan,” urainya.

Terpilihnya Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata kata AST, maka ia pun lebih optimis kelak kawasan pantai Dato yang layaknya permata ini turut dilirik dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Pemkab Majene akan meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Parawisata di Jakarta, khususnya support kegiatan promosi dan kucuran dana pusat untuk melengkapi fasilitas sarana dan prasarana penunjang di kawasan wisata pantai Dato’ ini,” pungkas AST. (Acho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *