Minggu , Juni 20 2021
Home / Daerah / UPTD Pertanian Kecamatan Kalukku Diduga Melakukan Pungli

UPTD Pertanian Kecamatan Kalukku Diduga Melakukan Pungli

Mamuju, 8enam.com.-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju dibawah naungan Dinas Pertanian Provinsi Sulbar diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan menyewakan mesin Combine, alat sarana pemanenan padi kesejumlah petani sawah yang ada di Kecamatan Kalukku.

Dari informasi yang dihimpun media ini, salah seorang petani di Kecamatan Kalukku yang identitasnya enggan dipublikasikan menuturkan, kalau dirinya pernah menyewa mesin Combine untuk panen padi kepada UPTD Pertanian Kecamatan Kalukku sebesar Rp 3.500.000.

“Saya pernah menyewa mesin Combine di kantor UPTD pertanian Kalukku untuk saya pakai panen padi. Dan bukan cuma saya, tetapi semua petani di Kalukku kalau mau panen padi harus berhubungan kepala UPTD setempat untuk menyewa mesin Combine dipakai untuk panen padi,” tutur salah seoarang petani yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Saat di dihubungi via telpon, Senin (12/3/2018), Kepala UPTD Kecamatan Kalukku, Latif menampik adanya dugaan Pungli yang dilakukan petugas di UPTD Kalukku dengan menyewakan alat panen padi kesejumlah petani.

“Memang pada tahun 2017 lalu petani hanya membayar Rp 80 ribu per hektar, tetapi itu bukan uang sewah alat, tetapi peruntukannya untuk dana pemeliharan peralatan. Itupun sudah dikembalikan kepetani berdasarkan himbauan dari BPK,” terang Latif

Latif menambahkan, sekarang kalau ada petani mau memakai alat mesin Combine silahkan saja tidak disewakan, tetapi harus menyurat ke kepala Dinas Pertanian Sulbar dulu untuk bermohon peminjaman mesin panen padi.

Mendengar informasi tersebut, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulbar, H. Hamzah tegaskan, kalau mesin pertanian tersebut tidak untuk di sewakan kepada petani.

“Mesin panen padi, tidak disewakan ke petani, tetapi dipinjam pakai oleh petani,” tegas H. Hamzah. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *