Minggu , September 19 2021
Home / Advetorial / UNDP dan Yayasan Karampuang Kembali Salurkan Bantuan Kelompok Usaha

UNDP dan Yayasan Karampuang Kembali Salurkan Bantuan Kelompok Usaha

Mamuju, 8enam.com.-Lanjutkan aktualisasi program Response Toward Resilience Project, UNDP bekerjasama dengan Yayasan Karampuang dan Pemerintah Kabupaten Mamuju kembali salurkan bantuan Kelompok usaha dan bantuan guna usaha kepada masyarakat Mamuju terdampak bencana.

Sebelumnya bantuan serupa di Kecamatan Tapalang Barat, dengan jenis bantuan berupa alat jahit dan bantuan lainnya. Hari ini, Kamis 9 September 2021, bantuan alat dan sarana penunjang pertanian jagung diberikan kepada kelompok tani Bintang Gunung Sipodalle, Desa Botteng Utara Kecamatan Simboro.

Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, yang hadir dan menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis mengaku sangat mengapresiasi atas bantuan dari UNDP dan Yayasan Karampuang, yang lagi-lagi terus diberikan kepada warga mamuju.

Secara khusus Sutinah Suhardi juga berterimakasih kepada UNDP yang tidak hanya membantu warganya melalui program bantuan kelompok usaha bersama Yayasan Karampuang, tapi juga melalui lembaga mitra lain seperti ADRA dengan bantuan tunai yang disalurkan sejak pasca bencana gempa yang terjadi di Mamuju.

Ketua Yayasan Karampuang, Ija Syahruni menjelaskan, bantuan yang disalurkan hasil kerjasama dengan UNDP dan pemkab Mamuju secara umum ada dua jenis,
yang pertama bantuan guna usaha, dengan sasaran penerima manfaat kepada lima puluh KK di empat desa, dengan besaran bantuan masing-masing satu juta rupiah.

Bantuan kedua adalah bantuan kelompok usaha berupa alat dan sarana yang disesuaikan dengan desa masing-masing, seperti di desa dungkait kecamatan tapalang barat diberikan bantuan berupa alat jahit dan sarana penunjangnya. Sedangkan di desa Botteng utara kali ini menerima bantuan pengembangan usaha pertanian tanaman jagung sekaligus bantuan pengembangan peternakan yang diberikan kepada kelompok tani Bintang Gunung Sipodalle.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan berkelanjutan,sehingga usaha pertanian tanaman jangung dan peternakan oleh warga Desa Botteng utara, serta usaha jahit di Desa Dungkait, dapat dikembangkan dan menjadi modal pengembangan ekonomi masyarakat.

“Semoga ini akan menginspirasi desa-desa lain, sehingga dapat melakukan hal yang sama,” kata Ija.

Terpisah, penjabat Kepala Desa Botteng Utara, Kalbu, mengungkapkan rasa terimakasih kepada bupati mamuju atas fasilitasi penyaluran bantuan dari UNDP dan Yayasan Karampuang, ia mengaku, bantuan tersebut memang sangat dibutuhkan warganya terutama pengembangan usaha pertanian tanaman jagung yang dinilai memiliki prospek di desa yang dipimpinnya.

Ia berjanji akan mengawal pemanfaatan bantuan tersebut sehingga nanti dapat terlihat manfaatnya bagi warga desa botteng utara.(Diskominfosandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *